Kurir Muda Tumbang di Jalan Lintas Duri–Dumai: Polisi Bongkar Jejak Transaksi Malam

Hukum & Kriminal619 Dilihat

BENGKALIS,DURIPOS.COM – Malam di Jalan Lintas Duri–Dumai, tepatnya di Simpang Jalan Suka Tamba, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, mendadak berubah tegang. Di tengah gelapnya Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, langkah seorang pria muda berinisial NM (25) terhenti. Ia tak berkutik saat tim opsnal Polsek Mandau menyergapnya.

Penangkapan itu bukan tanpa sebab. Sebelumnya, aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga kuat sebagai transaksi narkotika di kawasan tersebut. Informasi itu langsung ditindaklanjuti.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona menjelaskan, tim opsnal bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya memastikan keberadaan target di lokasi.

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, tim langsung turun ke lapangan dan melakukan penyelidikan. Di lokasi, tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan,” ungkap Kapolsek.

Penggeledahan yang dilakukan petugas mengungkap cara licik pelaku menyembunyikan barang haram. Dua paket kecil diduga sabu ditemukan terselip di jari kaki kiri tersangka, dibungkus rapi menggunakan tisu. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit handphone merek Vivo warna putih yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi.

Dari hasil interogasi awal, NM mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial LS yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi pun kini memburu sosok yang diduga menjadi pemasok tersebut.

Usai diamankan, tersangka langsung digiring ke Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi.

“Peran masyarakat sangat penting. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Bersama, kita wujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tegasnya.

Pengungkapan ini kembali menjadi bukti bahwa peredaran narkotika masih mengintai, bahkan dengan cara-cara tak terduga. Namun, di balik itu, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.**

Komentar