Pekanbaru (Duripos.com )–Keahlian berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, menjadi salah satu syarat utama memasuki dunia kerja profesional. Menyikapi kebutuhan tersebut, Fakultas Sastra Universitas Persada Bunda Indonesia (UPBI), berlokasi di Jalan Diponegoro 42, Pekanbaru, Riau, membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendalami ilmu kebahasaan melalui Program S1 Sastra Inggris.
“Hampir seluruh sektor industri membutuhkan calon karyawan yang memiliki kemampuan bahasa, terutama Bahasa Inggris. Fakultas Sastra UPBI telah membuktikannya melalui persentase lulusan kami yang terserap di sektor tersebut, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap Dekan Fakultas Sastra UPBI, Dr. Lelly Zuyana, S.S., MP.d, kepada wartawan, Selasa (24/06/2025).
Lebih lanjut, Dr. Lelly menyebut bahwa lulusan Fakultas Sastra UPBI tidak hanya bekerja di sektor swasta, tetapi juga banyak yang sukses sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Beberapa alumni tercatat mengisi posisi strategis di berbagai instansi pemerintah seperti Kementerian Pariwisata, kantor Wali Kota Pekanbaru, dan juga sebagai guru di sekolah-sekolah negeri.
Tidak sedikit pula lulusan yang bekerja di luar negeri, seperti di perusahaan data analis di Malaysia maupun sebagai kru kapal pesiar internasional yang beroperasi di kawasan pelayaran Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa keahlian bahasa membuka jalan ke berbagai peluang global.
“Konsep kurikulum kami disain disesuaikan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini. Konteks kesusastraan kami kembangkan agar relevan dan aplikatif di berbagai bidang,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Sastra Inggris, Diana Zuriati, S.S., MP.d, menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan dengan mempertimbangkan tren pasar kerja. Bahkan, Program Studi Sastra Inggris UPBI telah menyisipkan materi teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran.
“Tujuannya agar mahasiswa memiliki pengalaman dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, tanpa kehilangan identitas keilmuan mereka sebagai lulusan sastra Inggris,” jelas Diana.
Diana juga membantah anggapan usang bahwa lulusan sastra hanya bisa menjadi penulis atau sastrawan. “Di era keterbukaan dan mobilitas global saat ini, kemampuan berbahasa menjadi bekal utama untuk bekerja lintas negara. Alumni kami telah membuktikannya.”
Sebagai informasi, pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Sastra UPBI akan berakhir pada 31 Agustus 2025. Calon mahasiswa berkesempatan mendapatkan potongan biaya kuliah mulai dari 10 hingga 20 persen, yang mencakup komponen biaya pengembangan dan SPP.
“Potongan biaya ini menjadi bentuk dukungan kami kepada generasi muda yang ingin melangkah lebih jauh melalui jalur pendidikan,” tutup Diana.










Komentar