Dibuka Kacab Wilayah II Disdik Riau, 25 Perguruan Tinggi Ikuti Kampus Fair ke-5 SMAN 8 Mandau

Pendidikan311 Dilihat

Mandau,DuriPos.com – Sebanyak 25 perguruan tinggi dari Pulau Jawa, Sumatra, dan wilayah sekitar mengikuti Kampus Fair ke-5 yang ditaja SMA Negeri 8 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu 7 Januari 2026. Kegiatan tahunan ini diikuti peserta didik dari empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Talang Muandau, dan Bathin Solapan.

Kampus Fair ke-5 SMAN 8 Mandau mengusung tema “Belajar Dunia Kampus Melalui Proses Pencarian Jati Diri Menuju Manusia Depan yang Gemilang”. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Al Choiri S.STP, M.Si.

Hadir dalam pembukaan tersebut Camat Mandau yang diwakili Kasi Kesejahteraan Sosial dan Budaya Devri Putra Braja S.STP, M.Si, para kepala SMA se-Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Ketua Komite SMAN 8 Mandau Sahdan Lubis, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Kampus Fair, Siska Wulandari S.Pd, menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah, seluruh panitia, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan moral dan material sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kampus Fair ini merupakan kegiatan tahunan SMA Negeri 8 Mandau dan tahun ini memasuki pelaksanaan yang kelima. Alhamdulillah, diikuti sekitar 25 perguruan tinggi dari Riau, Sumatra, dan Pulau Jawa. Sebagian besar perwakilan kampus yang hadir merupakan alumni SMA Negeri 8 Mandau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merencanakan minat dan masa depan pendidikan. Melalui Kampus Fair, siswa memperoleh informasi langsung terkait program studi, jalur masuk perguruan tinggi, beasiswa, hingga peluang karier.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi siswa kelas X, XI, dan khususnya kelas XII agar mampu menentukan pilihan pendidikan yang tepat sesuai cita-cita mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 8 Mandau, Sundakir SE, M.Pd, menyampaikan bahwa Kampus Fair merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap awal semester genap sebagai sarana memberikan informasi pendidikan lanjutan bagi siswa SMA dan SMK.

“Berdasarkan laporan panitia, tahun ini ada 25 kampus yang berpartisipasi. Kehadiran perguruan tinggi dari berbagai daerah ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembatasan jumlah perguruan tinggi dilakukan karena keterbatasan lokasi dan fasilitas, meskipun minat kampus untuk berpartisipasi cukup tinggi. Selain itu, waktu pelaksanaan di bulan Januari yang bertepatan dengan masa libur perguruan tinggi juga menjadi pertimbangan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyoroti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang pada 2025 baru pertama kali diikuti siswa. Sekolah berharap adanya kejelasan dari perguruan tinggi terkait peran nilai TKA dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

“Kami berharap ada kepastian apakah nilai TKA menjadi syarat atau indikator penerimaan mahasiswa baru, sehingga siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih serius,” katanya.

Kampus Fair ini tidak hanya diikuti siswa SMA, tetapi juga melibatkan SMK di wilayah sekitar. Sekolah memfasilitasi promosi dan sosialisasi perguruan tinggi agar peserta didik memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif terkait pilihan jurusan dan universitas.

Sundakir juga menyinggung kendala utama yang sering dihadapi siswa dalam melanjutkan pendidikan, seperti faktor biaya dan jarak, terutama bagi yang berminat kuliah di Pulau Jawa. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di wilayah Riau menjadi solusi alternatif bagi siswa.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi, panitia, dan pihak pendukung yang telah menyukseskan Kampus Fair ke-5 SMAN 8 Mandau, serta berharap kegiatan ini membantu siswa menentukan pilihan pendidikan lanjutan sesuai minat dan kemampuan.

Ketua Komite SMAN 8 Mandau, Sahdan Lubis, menilai Campus Expo menjadi solusi bagi orang tua dalam menghadapi mahalnya biaya pendidikan. Ia mengakui, kondisi ekonomi yang belum stabil kerap membuat orang tua ragu meski anak memiliki keinginan kuat melanjutkan pendidikan.

“Dengan adanya Campus Expo ini, anak-anak kita bisa melihat langsung dan memilih perguruan tinggi yang sesuai sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan 25 perguruan tinggi memberikan banyak alternatif pilihan bagi siswa, sehingga mereka dapat menyesuaikan pilihan kampus dengan minat, bakat, dan kemampuan ekonomi keluarga.

Camat Mandau Riki Rihardi yang diwakili Kasi Kesosbud Devri Putra Braja S.STP, M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kampus Fair SMAN 8 Mandau yang telah memasuki tahun kelima. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu siswa memperoleh informasi pendidikan tinggi dan memotivasi mereka melanjutkan studi.

“Keinginan anak-anak kita untuk kuliah sebenarnya sangat tinggi. Namun masih ada kekhawatiran orang tua jika anak harus melanjutkan pendidikan jauh dari tempat tinggal. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menjadi solusi dan memberi semangat bagi para siswa,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kecamatan Mandau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dan Pemerintah Provinsi Riau di bidang pendidikan dapat terus terjalin dan ditingkatkan.

Sementara itu, Kacab Wilayah II Disdik Provinsi Riau, Al Choiri S.STP, M.Si, mengapresiasi Kepala Sekolah SMAN 8 Mandau dan seluruh panitia atas konsistensi pelaksanaan Kampus Fair yang rutin digelar setiap tahun dan terus menunjukkan peningkatan.

“Tahun lalu diikuti 23 perguruan tinggi, tahun ini meningkat menjadi 25. Bahkan jumlah peserta harus dibatasi karena keterbatasan tempat. Ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme,” katanya.

Menurutnya, Kampus Fair menjadi momentum penting bagi siswa untuk mengenal dan memahami dunia perkuliahan. Ia juga mengapresiasi kehadiran perguruan tinggi ternama, salah satunya Universitas Gadjah Mada.

“Silakan adik-adik memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya, terutama bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Al Choiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan secara resmi membuka Kampus Fair ke-5 SMA Negeri 8 Mandau, seraya berharap kualitas kegiatan ini terus dijaga dan dikembangkan ke depan.**

Komentar