Rahmad S.I.Kom Serap Aspirasi Warga dan Dorong CSR untuk Pembangunan Listrik dan Infrastruktur

Bengkalis375 Dilihat

Bathin Solapan,DuriPos.com – Antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad, S.I.Kom, yang digelar di beberapa Desa wilayah Kecamatan Bathin Solapan.

Dalam agenda tersebut, Rahmad menyerap berbagai aspirasi warga, terutama terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur dan jaringan listrik di tengah kondisi APBD yang mengalami defisit.

Kegiatan reses dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni Jalan KUD Desa Petani, Jalan Lestari Desa Bathin Sobanga, Jalan Karya Km 7 Desa Balai Makam, Pematang Km 15 Desa Buluh Manis, Jalan Lancang Kuning Desa Simpang Padang, Jalan Suka Maju Desa Balai Makam, Desa Pematang Obo, serta Desa Bumbung.

Sejak awal kegiatan, masyarakat tampak antusias menyampaikan harapan dan keluhan mereka. Persoalan infrastruktur jalan, penerangan dan jaringan listrik menjadi aspirasi yang paling dominan disuarakan warga.

Rahmad, S.I.Kom, dalam keterangannya menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan seluruh kebutuhan pembangunan.

“Kita memahami saat ini APBD Kabupaten Bengkalis dalam kondisi defisit. Namun, itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang telah disampaikan akan tetap kita kawal dan perjuangkan,” ujar Rahmad, Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan, selain melalui mekanisme penganggaran daerah, pihaknya juga akan mengupayakan solusi alternatif dengan mendorong keterlibatan perusahaan-perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Khusus untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur dan jaringan listrik yang sangat dibutuhkan masyarakat, kita akan coba komunikasikan dan dorong melalui program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah ini. Sinergi ini penting agar pembangunan tetap berjalan meskipun kemampuan APBD terbatas,” tegasnya.

Menurut Rahmad, reses bukan sekadar agenda formal kedewanan, melainkan momentum silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui pertemuan langsung tersebut, ia dapat mengetahui secara detail kondisi riil di lapangan.

“Reses ini menjadi kewajiban kami sebagai anggota DPRD untuk turun langsung, mendengar, dan mencatat setiap aspirasi. Apa yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat akan kita perjuangkan sesuai mekanisme dan kemampuan yang ada,” tambahnya.

Masyarakat di delapan titik reses tersebut berharap agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, terutama terkait pemerataan pembangunan dan akses listrik yang dinilai masih belum maksimal di beberapa wilayah.

Dengan komitmen yang disampaikan, Rahmad menegaskan akan terus mengawal aspirasi warga hingga ke tingkat pembahasan anggaran dan komunikasi lintas sektor, demi memastikan pembangunan tetap menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.**

Komentar