Arizal dan Jhon Hendri Dipercaya Pimpin Organisasi Piaman, Konsolidasi dan Persatuan Jadi Prioritas

Bengkalis35 Dilihat

DURI,DURIPOS.COM — Momentum konsolidasi keluarga besar Piaman di Kecamatan Mandau dan Kabupaten Bengkalis memasuki babak baru. Prun TNI Arizal dipercaya secara aklamasi memimpin Dewan Pengurus Cabang Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPC PKDP) Kecamatan Mandau periode 2026-2031, sementara Jhon Hendri alias Jhon Paris terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Generasi Muda Piaman (DPD Gempar) Kabupaten Bengkalis.

Keduanya ditetapkan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKDP Kecamatan Mandau dan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Gempar Kabupaten Bengkalis yang digelar di Susuka Hotel Duri, Minggu (6/9/2026).

Pemilihan dipimpin pimpinan sidang yang terdiri dari H. Syaiful Zinddin, Jufrial SE, Syafrizal Juo, Amel di Chan dan Dasrul S.Kom.

Muscab dan Musda diikuti peserta dari DPC PKDP Mandau, 11 ranting PKDP se-Kecamatan Mandau, serta unsur organisasi terkait, di antaranya DPC Gempar Mandau dan Generasi Padusi-Padusi Piaman.

Pimpinan Sidang Membacakan Tata tertib Muscab dan Musda

Pimpinan sidang Jufrial SE mengatakan proses pemilihan telah dilaksanakan dengan melibatkan unsur-unsur organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu mengangkat citra PKDP Kecamatan Mandau sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan internal yang selama ini menjadi perhatian bersama.

“Harapan semoga PKDP khusus Kecamatan Mandau lebih terangkat citranya dan terselesaikan seluruh persoalan internal dengan terpilihnya Ketua DPC PKDP Mandau untuk periode 2026-2031,” ujarnya.

Arizal: Jangan Sampai Kekuatan Besar Terpecah

Ketua DPC PKDP Kecamatan Mandau terpilih, Arizal, menyampaikan terima kasih kepada panitia, para ketua ranting dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepadanya.

Sambutan Ketua DPC PKDP Mandau Terpilih Arizal

 

Ia menyadari amanah tersebut tidak ringan. Karena itu, Arizal menegaskan kepengurusan baru tidak mungkin berjalan hanya dengan mengandalkan seorang ketua.

“Saya siap mengemban amanah dan bekerja sama dengan ranting-ranting, baik dengan generasi muda maupun dengan ketua dan jajaran pengurus. Kalau saya seorang diri, tentu saya tidak akan sanggup, karena beban yang dihadapi sangat berat,” ujarnya.

Arizal mengajak seluruh keluarga besar PKDP untuk mengesampingkan perbedaan dan kembali menyatukan tekad. Menurutnya, organisasi memiliki kekuatan besar apabila seluruh unsur bergerak bersama.

“Mari kita sama-sama memajukan organisasi, menyatukan tekad dan membangun kekuatan. Sekarang kita cukup banyak, jangan sampai kekuatan yang besar ini terpecah,” katanya.

Musda DPD Gempar sedang berlangsung

Ia juga mengapresiasi komunikasi yang telah terbangun bersama jajaran DPD PKDP Kabupaten Bengkalis. Berbagai masukan yang diterima, kata dia, akan menjadi bahan dalam menyusun langkah organisasi ke depan.

Arizal bahkan mendorong agar Musyawarah Daerah (Musda) DPD PKDP se-Riau dapat segera dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.

“Kalau bisa secepatnya, lebih baik kita laksanakan Musda. Itu bagian yang harus kita jalankan bersama,” ujarnya.

Terkait dinamika organisasi, Arizal menegaskan akan tetap menghormati seluruh pihak dan menjadikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pijakan dalam menjalankan roda organisasi.

“Yang penting undangan saya terima. Hadir atau tidak hadir, itu menjadi pilihan masing-masing. Yang terpenting, kita tetap menjaga komunikasi dan menjalankan organisasi sesuai aturan,” pungkasnya.

Jhon Hendri: Besar Organisasi Jangan Sampai Kecil Karena Persoalan

Sementara itu, Ketua DPD Gempar Kabupaten Bengkalis terpilih, Jhon Hendri alias Jon Paris, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Sambutan Ketua DPD Gempar Bengkalis Terpilih Jhon Hendri

Ia menyadari jabatan tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Namun, Ia optimistis tugas tersebut dapat dijalankan apabila mendapat dukungan dari seluruh keluarga besar Piaman.

“Jabatan itu merupakan beban, namun berkat doa dan dukungan semua pihak akan dapat berjalan dengan baik. Tanpa dukungan, saya optimis tidak akan berjalan,” ujarnya.

Jhon Hendri secara khusus mengajak generasi muda atau urang mudo untuk ikut memperkuat organisasi. Ia berharap PKDP dan Gempar dapat kembali bersatu seperti sebelumnya dengan tetap menjadikan arahan para orang tua dan Lembaga Ninik Mamak sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan.

“Kami cukup mohon dibantu yang mudo dan bersatu seperti dulu kembali baik PKDP dan Gempar, serta mengikuti arah dari orang tuo-tuo, Ninik Mamak,” katanya.

Jhon Paris juga memberikan apresiasi terhadap terbentuknya kepengurusan baru. Menurutnya, langkah berikutnya bukan sekadar membentuk struktur, tetapi memastikan organisasi mampu memperbaiki citra dan menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat.

“Yang pertama sekali yang kita perbaiki adalah bagaimana orang menilai kita. Besarnya PKDP pada saat ini jangan sampai menjadi kecil dengan adanya hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Soroti Rangkap Jabatan dan Minta Batas Waktu Jelas

Dalam kesempatan itu, Jhon Hendri juga menyoroti pentingnya penataan kepengurusan. Ia meminta agar penyusunan struktur organisasi ke depan menghindari rangkap jabatan (double position).

Ketua DPD PKDP Bengkalis Syaiful Ardi Bersama Ketua DPD Gempar Bengkalis Jhon Hendri

Menurutnya, pembagian tugas yang jelas akan membuat organisasi lebih efektif sekaligus menjaga fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

“Saya mengharapkan nanti dalam penyusunan kepengurusan PKDP maupun organisasi lainnya, jangan ada terjadi double position. Kalau double position, nanti kontrol sosialnya dalam masyarakat tidak ada,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberadaan yayasan yang telah terbentuk di lingkungan PKDP. Jhon berharap yayasan tersebut dapat berjalan secara baik dan memberikan dukungan terhadap program serta kegiatan organisasi.

Tak kalah penting, Jhon Paris meminta kepastian mengenai batas waktu pembentukan dan finalisasi kepengurusan. Menurutnya, setelah proses Muscab dan Musda selesai, kepengurusan harus segera ditata agar roda organisasi tidak mengalami kekosongan atau berjalan tanpa struktur yang jelas.

“Berapa lama waktu yang diberikan untuk membentuk kepengurusan ini? Itu yang saya pertanyakan, agar nanti kepengurusan selanjutnya bisa segera difinalisasi,” pungkasnya.

Panitia: Jalankan Organisasi Sesuai AD/ART

Ketua Panitia Jupriadi Mandi mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya Muscab DPC PKDP Kecamatan Mandau dan Musda DPD Gempar Kabupaten Bengkalis.
Ia berharap Arizal dan Jhon Hendri mampu menjalankan amanah sesuai aturan organisasi.

Foto Bersama usai pelaksanaan Muscab dan Musda PKDP Bengkalis

“Dengan terpilihnya Ketua DPC PKDP Mandau Arizal dan Ketua DPD Gempar Kabupaten Bengkalis Jhon Hendri, kami berharap dapat menjalankan organisasi sesuai aturan AD/ART yang sudah disepakati dari tingkat DPP sampai tingkat DPC,” katanya.

Jupriadi menegaskan pelaksanaan Muscab dan Musda tersebut dilakukan berdasarkan arahan serta perintah pengurus organisasi setingkat di atasnya dan berpedoman pada AD/ART yang berlaku.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PKDP Kabupaten Bengkalis Syaiful Ardi SH beserta jajaran pengurus, Lembaga Ninik Mamak PKDP Kecamatan Mandau, pengurus DPC PKDP Mandau periode sebelumnya, 11 Ketua Ranting PKDP se-Kecamatan Mandau, Generasi Padusi-Padusi Piaman, serta tamu undangan lainnya.

Terpilihnya Arizal dan Jhon Hendri diharapkan tidak berhenti sebagai pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat konsolidasi, merapikan struktur organisasi, mempererat hubungan PKDP dan Gempar, serta menjaga marwah keluarga besar Piaman di Kabupaten Bengkalis.

Kini tantangannya bukan lagi siapa yang terpilih, melainkan bagaimana seluruh elemen mampu berjalan bersama setelah musyawarah berakhir.**

Komentar