Maulid Nabi 1448 H di Bathin Solapan, Kasmarni Ajak Masyarakat Berbenah dan Peduli Sesama

Bengkalis67 Dilihat

BATHIN SOLAPAN, DURIPOS.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lapangan Sutan Syarif Kasim, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (4/9/2026), berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.

Selain diisi tausiah dan pesan keagamaan
oleh ustadz Afdil Muhadir Ritonga, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa. Santunan diserahkan langsung oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., bersama Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, S.E., M.IP., serta Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadilah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, S.E., M.IP., Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadilah, sejumlah Anggota DPRD Bengkalis dari Daerah Pemilihan Bathin Solapan, para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Bathin Solapan, Camat Mandau, Camat Pinggir, Camat Talang Muandau, Kapolsek Mandau, Danramil 03/Mandau, para Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Bathin Solapan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan kita maknai Maulid Nabi ini sekadar kegiatan seremoni belaka. Mari kita jadikan momentum untuk berbenah diri, memperbaiki akhlak, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” tegas Kasmarni.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Kemajuan harus diiringi dengan pembangunan manusia yang memiliki akhlak mulia, hidup rukun dan menjunjung tinggi sikap saling menghormati.

“Karena masyarakat yang berperadaban tidak hanya dibangun dengan kemajuan fisik, tetapi juga dengan manusia yang berakhlak, kehidupan yang rukun dan kehidupan sosial yang saling menghormati,” ujarnya.

Kasmarni juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan serta meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia optimistis kebersamaan yang terjaga akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.

“Kami optimis, dengan kebersamaan kita pasti mampu menghadapi berbagai tantangan. Dengan sinergi, kita mampu mempersiapkan pembangunan dengan akhlak yang mulia dan menghadirkan masyarakat yang mampu memberikan kontribusi positif,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bengkalis turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan.

Ia juga mengapresiasi Al-Ustaz yang telah berkenan hadir memberikan tausiah. Kasmarni berharap tausiah tersebut dapat menambah ilmu, memperkuat iman dan semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.

“Mudah-mudahan apa yang beliau sampaikan dapat menambah ilmu, memperkuat iman, dan menginspirasi kita untuk semakin mencintai Rasulullah SAW serta meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadilah mengajak masyarakat terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi yang telah terjalin.

“Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan kita. Jaga kebersamaan dan silaturahmi yang sudah terjalin,” ujar Arsya.

Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam membangun persaudaraan, kepedulian dan sikap saling menghargai.

Rangkaian penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa menjadi salah satu wujud nyata semangat tersebut. Kepedulian sosial yang diwujudkan melalui santunan diharapkan tidak berhenti pada momentum Maulid Nabi, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tambusai Batang Dui tersebut ditutup dengan harapan agar kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin kuat dan nilai-nilai keteladanan beliau dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga cinta kita kepada Rasulullah semakin kuat, iman kita semakin kokoh, silaturahmi kita semakin erat, dan sinergi antara pemerintah bersama masyarakat semakin solid,” pungkas Kasmarni.**

Komentar