Arsya Fadillah Ajak Warga Bathin Solapan Jadikan Maulid Nabi Momentum Mempererat Persatuan

Bengkalis19 Dilihat

BATHIN SOLAPAN, DURIPOS.COM — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat yang terus bergerak, semangat kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk menjaga persatuan. Pesan itulah yang mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lapangan Sutan Syarif Kasim, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (4/9/2026) malam.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP, mengajak masyarakat Kecamatan Bathin Solapan untuk terus merawat persatuan, memperkuat kekompakan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Arsya dalam kegiatan Maulid Nabi yang turut dihadiri Bupati Bengkalis. Arsya yang juga merupakan inisiator kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bengkalis serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan keagamaan tersebut dapat berlangsung dengan baik dan penuh kebersamaan.

Menurut Arsya, Maulid Nabi tidak semestinya dimaknai sebatas agenda seremonial keagamaan. Lebih dari itu, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani akhlak, perjuangan, dan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan ikut mendukung terlaksananya acara ini. Semoga kegiatan yang kita laksanakan pada malam hari ini dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan, serta kekompakan kita sebagai warga masyarakat,” ujar Arsya dalam sambutannya.

Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjadikan persatuan dan kesatuan sebagai kekuatan bersama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Bagi Arsya, kekompakan bukan sekadar slogan. Kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat merupakan modal sosial yang penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di daerah.

“Kepada seluruh yang hadir, saya mengajak bersama-sama untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga kekompakan, serta meningkatkan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Semangat tersebut, lanjut Arsya, harus berjalan seiring dengan budaya gotong royong. Menurutnya, masyarakat yang saling membantu dan memiliki kepedulian satu sama lain akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Bathin Solapan dan Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan.

“Semoga dengan kebersamaan dan semangat gotong royong yang kita miliki, masyarakat kita semakin maju, berwawasan, sejahtera, dan mampu menjadi masyarakat yang unggul,” harapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tambusai Batang Dui pun diharapkan tidak berhenti sebagai perhelatan keagamaan semata. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah, silaturahmi, persatuan, dan kepedulian sosial.

Dari lapangan tempat masyarakat berkumpul malam itu, pesan tentang kebersamaan kembali ditegaskan: pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga masyarakat yang kompak, saling mendukung, dan mampu menjaga semangat gotong royong.**

Komentar