Suyudi Ario Seto ke Puncak Polri: “Kapolri Bukan Puncak Karier, Tapi Tanggung Jawab”

Nasional180 Dilihat

JAKARTA, DURIPOS.COM – Tongkat kepemimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki babak baru. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mendapat persetujuan DPR RI untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Persetujuan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), setelah sebelumnya Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973. Lulusan Akpol 1994 ini telah menempuh pendidikan PTIK pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018.

Kariernya di tubuh Polri dijalani melalui berbagai penugasan, mulai dari Kapolsek Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Ia juga pernah menduduki posisi strategis di Bareskrim Polri sebagai Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber. Selanjutnya, Suyudi dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023–2024 dan Kapolda Banten pada Juni 2024 hingga Agustus 2025.

Setelah itu, ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025 hingga 2026.

Dengan pengalaman panjang di berbagai bidang kepolisian, Suyudi kini mendapat amanah untuk memimpin institusi Polri dan melanjutkan agenda pelayanan, perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat.

Dalam momentum pergantian kepemimpinan tersebut, pesan yang disampaikan Suyudi menjadi penekanan penting mengenai besarnya amanah yang melekat pada jabatan Kapolri.

“Jabatan Kapolri bukanlah puncak karier, akan tetapi puncak tanggung jawab.”

Kalimat tersebut menggambarkan bahwa jabatan tertinggi di institusi kepolisian bukan sekadar pencapaian karier, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.

Kepemimpinan Suyudi Ario Seto diharapkan membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta terus menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai tantangan.

Selamat bertugas Jenderal. Semoga Polri semakin dekat, humanis, profesional, serta hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.**

Komentar