PEKANBARU,DURIPOS.COM – Tiga atlet Kick Boxing asal Kabupaten Bengkalis menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga medali emas pada ajang HANGTUAH Combat – Perebutan Sabuk Wali Kota Pekanbaru 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuan atlet Bengkalis bersaing di tingkat Provinsi Riau sekaligus membuka peluang meraih prestasi lebih tinggi di tingkat nasional.
Ketiga atlet dari Disch Fight Camp itu sukses meraih medali emas pada kelas 54 kilogram dalam kejuaraan yang berlangsung di Pekanbaru, 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Emas pertama dipersembahkan Dimas, siswa SMA Negeri 3 Kabupaten Bengkalis. Prestasi tersebut membuktikan bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan. Emas kedua diraih Muhammad Bintang Al Vino, putra seorang PNS Satpol PP Kabupaten Bengkalis. Sementara emas ketiga disumbangkan Ananda Panrro Pakpahan, anggota TNI Yonif TP 850 di bawah Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai.
Ketua Kick Boxing Kabupaten Bengkalis, Wiwin Suryana, mengaku bangga atas pencapaian ketiga atlet tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta kesungguhan atlet dalam menjalani proses latihan.
“Prestasi ini bukti nyata kerja keras dan kedisiplinan para atlet. Kami sangat bangga, karena nama Bengkalis kini semakin dikenal sebagai daerah pencetak atlet berprestasi di Provinsi Riau,” ujar Wiwin.
Pelatih Hady Sucipto menegaskan, kemenangan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui latihan konsisten dan semangat juang para atlet.
“Kemenangan ini tidak datang mudah, melainkan buah latihan konsisten dan semangat yang tak pernah padam. Keberhasilan ini bukan titik akhir, melainkan awal perjalanan yang lebih panjang bagi mereka,” ungkap Hady.
Senada dengan itu, pelatih Alle Saputra menyebut tiga medali emas tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan pengorbanan para atlet tidak sia-sia. Ia berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi generasi muda Bengkalis untuk menekuni olahraga dan berani mengejar prestasi.
“Setiap tetes keringat mereka kini terbayar lunas. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda Bengkalis lainnya untuk berani bermimpi besar dan mengejarnya dengan kerja keras,” tutur Alle.
Bidik Prestasi di Kejurnas Jakarta
Usai mencatatkan prestasi di Pekanbaru, ketiga atlet tersebut dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 10 November 2026 untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kick Boxing 2026 dengan membawa nama Pengkab Kick Boxing Kabupaten Bengkalis.
Menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut, pengurus dan atlet berharap adanya perhatian serta dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya Bupati Bengkalis, untuk membantu pembiayaan keberangkatan dan kebutuhan atlet selama mengikuti kejuaraan.
Dukungan tersebut dinilai penting agar ketiga atlet dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan membawa pulang prestasi yang kembali mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis.
Dalam kesempatan itu, para atlet dan pengurus juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Kepala Lapas Bengkalis Priyo Tri Laksono, Ketua KONI Bengkalis Darma Firdaus Sitompul, KPLP Bengkalis M. De Albar, Kepala SPPG Steven Dinata, serta seluruh mitra yang telah memberikan dukungan.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kepala Dispora Bengkalis Hady Prasetyo, Ketua Pengprov Kick Boxing Riau Ir. Muhamad Yasmin, Kepala Bea Cukai Bengkalis, serta sponsor Toko Bangunan Dumai – Sukses Bangunan milik Bung Acai.
“Seluruh dukungan, doa, dan kesempatan yang diberikan menjadi energi terbesar bagi kami untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah tercinta ini,” ungkap perwakilan atlet dan pengurus.
Tiga medali emas dari Pekanbaru kini menjadi modal sekaligus motivasi bagi atlet Kick Boxing Bengkalis untuk menghadapi tantangan berikutnya. Dukungan semua pihak diharapkan menjadi kekuatan tambahan dalam perjuangan membawa nama Bengkalis bersaing di panggung nasional.**











Komentar