Bupati Padang Pariaman Sambut Kedatangan PGRI dan DPD PKDP Bengkalis Mengantar Bantuan Bencana

Nasional505 Dilihat

Padang Pariaman,DuriPos.com – Bupati Padang Pariaman Dr. H. Jon Kenedy Aziz SH, MH didampingi Wakilnya Rahmat Hidayat SE, MM dan Kabag Keuangan/Aset M.Fadhly S. AP, MM menyambut langsung kedatangan rombongan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis bersama Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPD PKDP) Bengkalis yang mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Padang Pariaman.

Penyambutan berlangsung di Pondopo Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman yang berlokasi di Kelurahan Karang Naur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Selasa (30/12/2025). Kehadiran rombongan disambut hangat sebagai wujud solidaritas dan kepedulian antardaerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan yang diserahkan tersebut merupakan bentuk kepedulian PGRI dan DPD PKDP Kabupaten Bengkalis kepada warga Padang Pariaman yang tengah menghadapi musibah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban serta membantu proses pemulihan pascabencana.

Bupati Padang Pariaman, Dr. H. Jon Kenedy Aziz, pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta kepedulian Pengurus DPD PKDP Kabupaten Bengkalis dan PGRI Kabupaten Bengkalis yang datang langsung ke Padang Pariaman pascabencana.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara semua di rumah dinas Bupati. Kehadiran rombongan dari Bengkalis sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana,” ujar Jon Kenedy Aziz.

Ia menjelaskan, sejak bencana alam terjadi pada 21 Desember lalu, Kabupaten Padang Pariaman mengalami kerusakan infrastruktur yang cukup parah, mulai dari jalan, jembatan, irigasi, hingga sistem penyediaan air minum. Bahkan, Presiden Republik Indonesia telah dua kali berkunjung langsung untuk melihat kondisi daerah terdampak.

“Kami melaporkan langsung kepada Presiden bahwa Padang Pariaman kehilangan 29 jembatan, 23 titik jalan rusak berat akibat longsor dan banjir, serta sekitar 49 fasilitas infrastruktur lainnya. Selain itu, sekitar 70 persen layanan air bersih terdampak akibat rusaknya intake dan SPAM,” jelasnya.

Menurutnya, berkat dukungan pemerintah pusat, pembangunan kembali infrastruktur mulai direalisasikan, termasuk rencana pembangunan PDAM senilai Rp133 miliar oleh Kementerian PUPR.

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras bersama. Insya Allah, pembangunan akan dimulai dalam waktu dekat,” katanya.
Jon Kenedy Aziz juga menegaskan bahwa bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari PGRI dan DPD PKDP Bengkalis, sangat membantu masyarakat terdampak.

“Bentuk bantuan kami serahkan sepenuhnya, apakah langsung ke masyarakat di titik-titik bencana atau melalui pemerintah daerah untuk disalurkan. Semuanya sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Ia mengingatkan, dampak lanjutan yang perlu diantisipasi adalah munculnya kemiskinan baru akibat hilangnya mata pencaharian warga. “Banyak masyarakat kehilangan sawah dan lahan usaha. Ini yang harus kita antisipasi dalam jangka panjang. Pemerintah menyiapkan bantuan pangan, stimulus UMKM, dan bantuan modal agar masyarakat bisa kembali bangkit,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKDP Kabupaten Bengkalis, Syaiful Ardi SH, mengatakan kehadiran rombongan PKDP Bengkalis bersama PGRI merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kami bersama PGRI Kabupaten Bengkalis hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Kabupaten Padang Pariaman. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit membantu keluarga yang terdampak,” ujar Syaiful Ardi.

Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Bengkalis, Ibu Kasmarni, serta Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Dimana rombongan pengantaran bantuan hari ini dilepas secara resmi oleh Pemerintah Daerah Bengkalis melalui Camat Mandau bapak Riki Rihardi S.STP, M.Si.

“Kami dari DPD PKDP membawa bantuan berupa sembako menggunakan satu unit kendaraan L300. Sebagian bantuan uang tunai Rp25 juta kami salurkan melalui Bupati Padang Pariaman bapak Dr.H Jon Kennedy Aziz dan sebagian lainnya kami distribusikan langsung kepada masyarakat terdampak,” jelasnya.

Syaiful Ardi berharap masyarakat yang terdampak diberi ketabahan serta infrastruktur yang rusak dapat segera diperbaiki. “Kami mohon doa agar masyarakat Padang Pariaman segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tutupnya.

Senada, Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis, Peppi Sumanty SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Padang Pariaman.

“Alhamdulillah, bantuan yang kami bawa ini mudah-mudahan bisa menjadi penguat dan sedikit meringankan beban keluarga kita yang tertimpa musibah. Padang Pariaman merupakan wilayah ketiga yang kami kunjungi setelah sebelumnya ke Aceh Tamiang dan Sumatera Utara,” ujarnya.

Peppi juga mengungkapkan bahwa PGRI Bengkalis bukan kali pertama hadir membantu masyarakat Padang Pariaman. Dua tahun sebelumnya, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan saat daerah tersebut dilanda bencana galodo.

“Kami benar-benar merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di sini. Meski bantuan yang kami berikan tidak seberapa, kami berharap dapat memberikan manfaat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PGRI Kabupaten Bengkalis menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50 juta yang selanjutnya disalurkan melalui pemerintah daerah. Selain itu, PGRI juga telah mengagendakan penyaluran donasi lanjutan bersama Gubernur Sumatera Barat untuk keluarga guru terdampak bencana.

“Insyaallah, bantuan tersebut akan disalurkan kepada 169 keluarga guru. Semoga apa yang kami berikan dapat diterima dan membawa berkah, baik bagi yang menerima maupun yang memberi,” tutup Peppi.

Dengan adanya sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak, diharapkan penanganan dampak bencana di Padang Pariaman dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta memperkuat ikatan kebersamaan antarwilayah.**

Komentar