Batik Riau Menyapa Dunia: Elegansi Melayu Bersinar di Panggung Fashion Internasional Malaysia

Nasional342 Dilihat

KUALA LUMPUR,DuriPos.com — Karya kreatif asal Provinsi Riau kembali menorehkan jejak di panggung dunia. Batik Riau tampil memukau dalam Fashion Fest International Session 9 yang digelar di Hotel Crystal Crown, Petaling Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14 Desember 2025, membuktikan bahwa warisan budaya Melayu mampu bersaing di level internasional.

Ajang bergengsi yang diproduksi Mahardika Production di bawah pimpinan Lucky Jo ini menjadi ruang strategis bagi promosi seni, budaya, dan kreativitas daerah. Dalam perhelatan tersebut, desainer Riau Puan Aspekraf sukses menampilkan koleksi terbaiknya yang memadukan estetika modern dengan kekayaan motif tradisional Melayu Riau.

Mengusung gaun-gaun pesta elegan berbahan Batik Dumai, Puan Aspekraf menghadirkan karya eksklusif hasil tangan pembatik lokal Kota Dumai. Koleksi ini mendapat dukungan penuh dari Ketua TP-PKK Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini Paisal, sebagai bentuk komitmen mendorong produk budaya daerah menembus pasar global. Setiap detail busana menampilkan harmoni antara nilai tradisi dan sentuhan desain kontemporer, yang menuai apresiasi hangat dari penonton dan tamu internasional.

Nuansa Melayu semakin terasa saat alunan lagu “Melayu Di Hati” karya AL Hafzh mengiringi langkah para model di atas catwalk. Musik tersebut seolah menjadi jiwa yang menyatu dengan setiap gerak, memperkuat identitas budaya Riau dalam balutan fashion modern. Peragaan busana ini melibatkan model dari tingkat nasional hingga internasional, menegaskan karakter ajang yang inklusif dan berkelas.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi memperkenalkan budaya Riau ke dunia internasional, para desainer dan model menerima sertifikat apresiasi. Sejumlah model asal Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, turut ambil bagian, di antaranya Anindya Azzahra, Aila Nahda Nasyauqi, Alina Gania Safa, Fazia Annira, bersama model lain dari Kota Dumai dan Pekanbaru.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bengkalis. Kepala Dinas, Edi Sakura, S.Pd., M.Pd., menyebut partisipasi tersebut sebagai wujud nyata kolaborasi antara Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai dalam mengangkat seni dan budaya daerah ke pentas internasional, sekaligus mengharumkan nama Provinsi Riau dan Bangsa Indonesia.

Prestasi membanggakan turut diraih oleh Anindya Azzahra, model cilik asal Kota Duri, yang berhasil menyabet penghargaan bergengsi dari Mahardika Production dengan titel “Miss Grand and Glamorous Rising Star Model” pada Fashion Fest International 2025 Session 9.

Dengan mata berbinar, Anindya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang ia terima. Baginya, tampil di panggung internasional bukan sekadar prestasi, melainkan awal dari perjalanan panjang meraih mimpi.

“Setiap langkah kecil di atas catwalk internasional hari ini adalah awal dari jejak besar di masa depan. Jangan pernah berhenti bermimpi, karena dunia membutuhkan bintang-bintang baru. Perjalanan ini bukan akhir, melainkan awal dari langkah-langkah besar berikutnya,” ujarnya.

Keterlibatan model lintas daerah dan negara dalam ajang ini semakin memperkaya keberagaman budaya sekaligus memperluas eksposur karya kreatif Riau. Fashion Fest International Session 9 menjadi bukti bahwa Batik Riau tidak hanya lestari di tanah sendiri, tetapi juga mampu bersinar sebagai duta budaya di panggung dunia.**

 

Komentar