Ketua DPRK Banda Aceh Desak Dirut PLN Mundur Usai Gagal Pulihkan Listrik Aceh

Nasional361 Dilihat

Jakarta,DuriPos.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irawansyah, ST, mendesak Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mundur dari jabatannya. Desakan itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @irwansyah_st2, yang menyoroti kegagalan pemulihan listrik di Aceh pasca banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah provinsi tersebut.

Irawansyah menyebut masyarakat Aceh telah lebih dari 15 hari hidup dalam kegelapan setelah banjir merusak infrastruktur kelistrikan di Tanah Rencong. Kritiknya dilontarkan hanya beberapa jam setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo mengklaim bahwa pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 93 persen—klaim yang kemudian dianggap masyarakat sebagai informasi tidak sesuai kenyataan.

Dalam unggahannya, politisi PKS itu menuding PLN gagal menunjukkan langkah strategis untuk mengatasi darurat listrik, seperti pengiriman genset untuk rumah sakit, SPBU, PDAM, hingga rumah ibadah. Ia juga menilai manajemen PLN tidak memiliki empati terhadap penderitaan korban banjir.

“Satu kesimpulan sederhana saya untuk anda; anda kurang (tidak) punya hati. Anda tidak serius menangani musibah yang kami alami…” tulis Irawansyah dalam sebagian narasinya.

Ia juga menilai bahwa PLN terlalu bergantung pada perbaikan tower utama tanpa menyiapkan kebijakan darurat lain. Menurutnya, meski perbaikan tower telah selesai, daerah masih mengalami pemadaman akibat persoalan sinkronisasi sistem sehingga pemulihan kembali gagal.

Irawansyah menegaskan bahwa pekerja lapangan PLN telah bekerja heroik, namun keputusan penting berada di tangan direksi.

Di akhir unggahannya, ia menutup dengan seruan keras: “Mundur lah, Pak… kalau anda tidak mampu, dan tidak bisa bekerja dengan hati.”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan resmi atas desakan Ketua DPRK Banda Aceh tersebut.**

Komentar