Razia Gabungan di Lapas Bengkalis, Tes Urin Negatif dan Barang Terlarang Dimusnahkan

Lapas240 Dilihat

BENGKALIS,DURIPOS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Dumai, Polres Bengkalis, dan TNI Bengkalis menggelar pemeriksaan dan razia gabungan sebagai upaya memperkuat pengawasan serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan bebas dari narkotika maupun barang terlarang, Sabtu (19/9/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilakukan oleh tim BNN Dumai. Dari seluruh sampel yang diperiksa, hasilnya dinyatakan negatif narkotika.

Perwakilan BNN Dumai, Miardi, mengatakan hasil tersebut menunjukkan komitmen Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Hasil tes urin yang seluruhnya negatif ini menjadi bukti bahwa Lapas Kelas IIA Bengkalis telah berhasil menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba. Hal ini tidak lepas dari pengawasan ketat dan kesadaran tinggi seluruh pegawai maupun warga binaan,” ujar Miardi.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya narkotika ke lingkungan lapas.

Pada malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan razia dan penggeledahan kamar hunian. Razia melibatkan 15 personel Polres Bengkalis dan 10 personel TNI Bengkalis bersama jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di blok-blok hunian dan berlangsung hingga sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berbahaya dan dilarang berada di lingkungan lapas.

Seluruh barang temuan kemudian diamankan dan dimusnahkan di depan Lapangan Lapas Kelas IIA Bengkalis sebagai bentuk tindakan tegas terhadap kepemilikan barang terlarang.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Hasil tes urin yang seluruhnya negatif adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus dipertahankan. Razia gabungan yang kami laksanakan hari ini bersama Polres dan TNI adalah bukti bahwa kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi barang-barang berbahaya untuk beredar di lingkungan lembaga pemasyarakatan,” kata Priyo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Dumai, Polres Bengkalis, dan TNI Bengkalis atas sinergi dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, perwakilan Polres Bengkalis, Ipda Roni Irawan, menegaskan bahwa pengawasan terhadap peredaran barang berbahaya akan terus dilakukan, termasuk melalui razia secara rutin maupun mendadak.

“Temuan hari ini menjadi catatan penting bahwa pengawasan harus terus diperketat. Semua barang terlarang yang kami temukan akan segera dimusnahkan agar tidak dapat digunakan oleh siapapun,” ujarnya.

Senada, perwakilan TNI Bengkalis, Serka Mardianto Saputra, menyatakan pihaknya siap terus bersinergi dengan Lapas dan Kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Lapas Kelas IIA Bengkalis, BNN Dumai, Polres Bengkalis, dan TNI Bengkalis untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkotika maupun barang-barang terlarang.**

Komentar