87 Tim Pelajar Ramaikan Bermasa Cup II 2026 di Mandau, Ketua DPRD Bengkalis Tekankan Pembinaan Generasi Muda

Bengkalis89 Dilihat

MANDAU, DURIPOS.COM – Sebanyak 87 tim futsal tingkat SD, SMP, dan SMA dari empat kecamatan ambil bagian dalam Turnamen Futsal Bermasa Cup II Tahun 2026 yang resmi dibuka Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, di Gedung Futsal Jalan Rambutan, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Selasa (3/11/2026).

Turnamen yang mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas” tersebut diikuti pelajar dari Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kecamatan Mandau dalam menggali potensi sekaligus membina bakat generasi muda melalui olahraga sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Mandau, panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.

Menurutnya, kompetisi futsal antar pelajar bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, membangun mental juara, mempererat persaudaraan, serta menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak kita begitu bersemangat mengikuti turnamen ini. Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi tempat membentuk karakter, membangun mental juara, memperkuat persaudaraan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” ujar Septian.

Ia menegaskan, generasi muda harus diberikan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki. Karena itu, ia berharap Turnamen Bermasa Cup dapat menjadi agenda pembinaan olahraga yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun di Kecamatan Mandau.

Kepada seluruh peserta, Septian berpesan agar mengutamakan sportivitas dan saling menghormati selama pertandingan. Ia juga mengingatkan para wasit agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil sehingga kompetisi berlangsung sehat.

“Jadilah pemain yang hebat dalam pertandingan, tetapi tetap rendah hati di luar lapangan. Kemenangan bukanlah segala-galanya. Jangan sampai karena ingin menang, kita melupakan persahabatan dan sportivitas,” pesannya.

Sementara itu, Camat Mandau Riki Rihardi menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme sekolah yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Ia mengungkapkan, awalnya kegiatan direncanakan hanya melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP. Namun, melalui masukan para kepala sekolah, pelaksanaannya diperluas hingga tingkat SMA.

Khusus tingkat SD, tercatat sebanyak 32 sekolah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Menurut Riki, tingginya partisipasi ini menunjukkan besarnya minat pelajar terhadap kegiatan olahraga sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah kecamatan untuk terus menghadirkan ruang pembinaan dan pengembangan bakat.

“Pembinaan generasi muda melalui olahraga harus dimulai sejak dini. Selain menjadi wadah menyalurkan bakat dan minat, olahraga juga berperan membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta semangat kebersamaan,” ungkap Riki.

Ia juga mengapresiasi dukungan Ketua DPRD Bengkalis terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga di Kecamatan Mandau. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah, DPRD, kepala sekolah, guru olahraga, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat.

Riki berharap sinergi tersebut terus diperkuat agar semakin banyak kegiatan positif yang dapat melibatkan pelajar. Selain turnamen olahraga, pihak kecamatan juga membuka peluang menghadirkan kegiatan edukatif, seperti lomba cerdas cermat bagi siswa.

Pembukaan turnamen diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mandau, Ustaz Samsir Khan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Korwilcam Pendidikan Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Pepi Suamanty, perwakilan Korwilcam Pendidikan Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau, Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau Dewi Asdinar, unsur TNI-Polri, para kepala sekolah, guru, pelatih, ofisial, kepala UPT, lurah se-Kecamatan Mandau, serta undangan lainnya.

Turnamen dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 November 2026. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet futsal potensial dari empat kecamatan yang mampu berprestasi, sekaligus tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas.**

Komentar