MANDAU,DURIPOS.COM – Langkah kecil hari ini bisa menjadi awal dari lahirnya prestasi besar di masa depan. Semangat itulah yang mengiringi keberangkatan para atlet muda Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan menuju kompetisi tingkat pelajar SMP di Kota Pekanbaru.
Dengan penuh semangat, para atlet secara resmi dilepas oleh Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., di halaman Kantor Camat Mandau, Jumat (11/9/2026).
Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kecamatan Mandau terhadap generasi muda yang terus mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
GSI merupakan ajang kompetisi sepak bola berjenjang yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tidak sekadar menjadi arena pertandingan, kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk menempa mental, disiplin, kerja sama tim, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Di hadapan para atlet, Camat Mandau Riki Rihardi menyampaikan dukungan dan harapannya agar seluruh pemain dapat tampil maksimal serta membawa nama baik Kabupaten Bengkalis, khususnya Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.
“Kami Pemerintah Kecamatan Mandau bersama Bathin Solapan memberikan support kepada atlet sepak bola yang akan mengikuti kompetisi tingkat provinsi di Pekanbaru nantinya. Dengan kerja sama dan kekompakan, serta tetap mengikuti arahan dari pelatih, semoga para atlet sepak bola Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan ini dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Kabupaten Bengkalis, khususnya Kecamatan Mandau,” ujar Riki.
Menurut Riki, banyaknya atlet muda yang tumbuh dari Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan merupakan sebuah kebanggaan. Potensi tersebut, kata dia, harus terus dijaga dan dikembangkan agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah. Namun, ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih.
“Kami sangat bangga banyaknya atlet muda yang terlahir dari Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Kami berpesan kepada adik-adik, jangan langsung berpuas diri dahulu. Ini merupakan langkah awal untuk kita lebih maju di kemudian hari,” pesannya.
Lebih dari sekadar kemenangan di lapangan, Riki berharap para atlet mampu menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembentukan karakter. Ia pun mengingatkan para pelajar untuk menjaga diri dan menjauhi pergaulan bebas maupun berbagai kegiatan negatif.
“Kami sangat menekankan jangan terlibat dengan pergaulan bebas atau negatif demi menuju keberhasilan di masa depan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para atlet muda yang akan berlaga. Sebab, kemenangan bukan hanya soal mencetak gol atau mengangkat trofi, tetapi juga tentang bagaimana para pelajar mampu menunjukkan kedisiplinan, kerja sama, mental juara, dan sikap sportif.
Kini, para atlet GSI Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan membawa satu harapan: memberikan penampilan terbaik di Pekanbaru sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang lahirnya generasi atlet muda berprestasi dari Kabupaten Bengkalis.
Dukungan pemerintah, pelatih, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi energi tambahan bagi mereka untuk berjuang di lapangan. Karena dari sebuah kompetisi pelajar, bukan tidak mungkin kelak lahir pesepak bola yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi.**











Komentar