Tawa dan Sorak Warga Warnai Semarak HUT ke-81 RI di RT 07/RW 07 Babussalam

Bengkalis278 Dilihat

DURI,DURIPOS.COM — Tawa anak-anak pecah. Sorak-sorai terdengar dari pinggir arena. Sesekali tepuk tangan warga mengiringi peserta yang berusaha menjadi yang tercepat. Suasana sederhana namun penuh keakraban itu mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RT 07/RW 07, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau.

Di tengah suasana kemerdekaan, warga tidak sekadar berkumpul untuk mengikuti perlombaan. Mereka seolah kembali menikmati tradisi sederhana yang selalu dirindukan setiap tanggal 17 bulan Agustus: bermain, tertawa dan berkumpul bersama tetangga.

Perlombaan rakyat yang digelar para remaja RT 07, RW 07 Kelurahan Babussalam tersebut diikuti berbagai kalangan. Anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak turut ambil bagian. Tidak ada sekat usia. Semua larut dalam kegembiraan yang sama.

Sejumlah permainan tradisional disiapkan panitia. Mulai dari pacu karung, tepung dalam panci, joget kursi, tarik tambang, memasukkan air ke dalam botol dengan wajah ditutup menggunakan cerocok, kelereng menggunakan sendok, makan kerupuk dan berbagai permainan lainnya.

Bagi peserta, perlombaan mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun bagi warga yang menyaksikan, setiap permainan menghadirkan cerita dan tawa tersendiri.

Ketua Panitia Perlombaan, Fadil Fajri, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

“Yang kami utamakan bukan soal menang atau kalah. Yang penting seluruh warga bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati kemeriahan HUT Kemerdekaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, antusiasme warga menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut tetap dipertahankan. Semangat gotong royong terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan perlombaan.

Menariknya, hadiah untuk seluruh perlombaan tidak berasal dari sponsor besar. Hadiah dikumpulkan dari sumbangan warga di lingkungan RT 07/RW 07 Kelurahan Babussalam.

Bagi warga RT 07, nilai hadiah bukanlah hal utama. Kebersamaan justru menjadi hadiah yang paling berharga. Dari anak-anak yang berlari mengejar kemenangan hingga orang tua yang tertawa menyaksikan tingkah peserta, semuanya menyatu dalam satu suasana.

Fadil menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah memberikan dukungan, baik melalui sumbangan maupun tenaga selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga RT 07/RW 07 yang sudah ikut berpartisipasi. Tanpa dukungan warga, kegiatan ini tentu tidak akan semeriah ini. Semoga kekompakan dan semangat gotong royong tetap terjaga,” katanya.

Perayaan HUT ke-81 RI di RT 07/RW 07 Babussalam pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang sederhana. Tidak harus mewah, cukup dengan kebersamaan, tawa dan semangat gotong royong.

Sebab di balik perlombaan pacu karung, tarik tambang maupun makan kerupuk, ada sesuatu yang jauh lebih penting: warga yang kembali duduk bersama, tertawa bersama dan merawat persaudaraan di lingkungan tempat mereka tinggal.**

Komentar