MANDAU, DURIPOS.COM – Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Mandau yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Riki saat memberikan pembekalan dan pengukuhan anggota Paskibra Kecamatan Mandau di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau, Jumat malam, 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 03/Mandau Kapten Czi Suratmin, Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek, para kepala UPT, kepala sekolah SMA, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Mandau, serta para orang tua anggota Paskibra.
Riki mengapresiasi para peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi dan latihan hingga akhirnya terpilih menjadi bagian dari Paskibra Kecamatan Mandau.
“Adik-adik hari ini telah melewati proses seleksi dan latihan. Dari 172 peserta yang mengikuti seleksi, Alhamdulillah yang terpilih tahun ini sebanyak 22 orang akan menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Kecamatan Mandau,” ujar Riki.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih. Tugas tersebut merupakan amanah sekaligus kebanggaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Karena itu, Riki meminta seluruh anggota Paskibra menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan mental sebaik mungkin. Menurutnya, tugas pengibaran bendera membutuhkan kedisiplinan, kekompakan, konsentrasi, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi.
“Persiapkan fisik dengan baik dan terutama siapkan mental secara saksama. Insyaallah dengan persiapan yang baik, semua hambatan dan tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Selain kesiapan fisik dan mental, Riki mengingatkan para anggota Paskibra agar senantiasa memohon pertolongan kepada Allah SWT serta tidak melupakan doa dan dukungan orang tua.
“Yang pertama dan paling utama, saya minta kepada kalian untuk selalu meminta kepada Allah SWT. Doa orang tua juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan kita,” katanya.
Kepada para orang tua, Riki menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama proses pembinaan dan latihan Paskibra. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan latihan terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan.
“Kepada Bapak-Ibu orang tua, kami mengucapkan terima kasih karena telah mendidik dan mendukung anak-anak kita selama mengikuti latihan. Kami juga memohon maaf apabila selama proses latihan terdapat kekurangan dari kami,” tuturnya.
Riki menilai pembinaan Paskibra bukan hanya untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda. Melalui proses tersebut, para peserta ditempa untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan ketangguhan.
Ia berharap pengalaman menjadi anggota Paskibra dapat menjadi tonggak awal bagi para peserta untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Riki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelatih, serta pihak-pihak yang telah mendukung proses seleksi hingga pelatihan Paskibra Kecamatan Mandau.
“Semoga kegiatan ini terus dapat kita laksanakan dan menjadi bagian dari upaya menjadikan Kecamatan Mandau semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan bekal latihan, kesiapan fisik dan mental, serta dukungan orang tua dan masyarakat, 22 anggota Paskibra Kecamatan Mandau diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh khidmat dan tanggung jawab.**











Komentar