Dapur MBG Air Kulim Memanas, Relawan Keluhkan Sikap Kepala SPPG

Bengkalis730 Dilihat

BATHIN SOLAPAN,DURIPOS.COM – Suasana kerja di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, dilaporkan memanas setelah sejumlah relawan mengeluhkan sikap Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Air Kulim, Andre Marbun, yang dinilai arogan saat berkoordinasi di lapangan.

Keluhan tersebut disampaikan para relawan kepada petugas keamanan (security) yang bertugas di lokasi dapur MBG. Mereka mengaku merasa kurang nyaman dengan cara komunikasi pimpinan saat menjalankan kegiatan penyediaan makanan bagi masyarakat.

Ricco Saputra, petugas security yang bertugas di dapur MBG Air Kulim, membenarkan adanya laporan dari para relawan terkait situasi tersebut.

“Para relawan melapor kepada kami bahwa Kepala SPPG Air Kulim dinilai terlalu keras atau arogan dalam bersikap. Sebagai security yang bertugas di sini, saya merasa perlu menyampaikan aspirasi mereka agar situasi kerja bisa lebih kondusif,” ujar Ricco kepada awak media, Jumat (13/3/2026) sore.

Menurut Ricco, pihaknya juga menerima bukti berupa foto dan rekaman video yang disebut memperlihatkan tindakan yang dianggap kurang pantas dilakukan oleh seorang pimpinan di lapangan.

“Ada bukti foto dan video yang disampaikan relawan. Harapannya laporan ini bisa menjadi bahan evaluasi agar ke depan hubungan kerja dapat berjalan lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Air Kulim, Andre Marbun, saat dikonfirmasi awak media membantah bahwa dirinya bersikap arogan secara sengaja. Ia menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukannya semata-mata untuk memastikan program berjalan sesuai arahan dan prosedur yang berlaku.

“Izin, bukan saya berniat arogan. Jangan sampai hal ini merusak nama SPPG. Saya bekerja sesuai arahan dan semua yang saya lakukan demi kelancaran program MBG,” jelas Andre.

Meski demikian, Andre juga menyampaikan permohonan maaf apabila sikap atau cara komunikasinya di lapangan dinilai kurang berkenan oleh para relawan.

“Jika memang ada yang menilai seperti itu, saya minta maaf. Saat ini saya juga masih fokus menyelesaikan administrasi dapur untuk rapelan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Rianto selaku Kepala MBG SPPG khusus Desa Air Kulim belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan resmi terkait situasi yang terjadi antara pimpinan unit dan relawan.

Diharapkan persoalan komunikasi internal tersebut dapat segera diselesaikan secara baik agar pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bathin Solapan tetap berjalan lancar dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. (Tim)

Komentar