Lakalantas di Tegar, Pihak PT.Vadhana Ikut Melepas Jenazah Korban Dari RSUD Ke Rumah Duka

Bengkalis1877 Dilihat

Duri,DuriPos.com – Terkait pemberitaan dibeberapa media Online atas terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Tegar antara Mobil jenis Mitshubishi Cool Diesel Nomor Polisi BM 9679 DF dengan Bomax Compactor yang diterbitkan Pada hari Minggu (20/4/2024), pihak PT Vadhana sampaikan kronologi kejadian sebenarnya.

Irvandri Permana Op Compactor PT Vadhana kepada beberapa awak media menjelaskan bahwa pada saat kejadian tersebut melakukan perjalanan berangkat dari lokasi Aman #13 menuju sobek mainroad.

“Lalu sekitar Jam 14:50 equipment compactor yang dioperasikan tersebut ditabrak oleh kendaraan umum yang datang dari belakang dengan kecepatan tinggi,” jelasnya.

Setelah ditabrak dari belakang, lanjut Irvandri, dirinya langsung turun dari mobil langsung kebelakang dan melihat ada salah seorang dari mobil cool Diesel yang menabrak tersebut terduduk sambil menyebutkan kalau rem mobilnya blong.

“Setelah itu, bersama beberapa warga dilokasi kejadian, saya juga ikut membantu satu orang lagi yang terjepit di mobil cool Diesel, dimana pada saat itu masih dalam kondisi masih hidup,” ucapnya juga langsung menghubungi pihak Management PT. Vhadana.

Tak lama setelah saya hubungi, lanjut Irvandri sekitar pukul 15.20 wib, saya dibawa ke rumah sakit PHR oleh Management PT. Vadhana untuk dilakukan tindakan medis.

Sementara itu, salah seorang dari Management PT.Vadhana Muswandi mengatakan setelah kejadian kecelakaan tersebut dan mendengar kabar korban meninggal dunia kita langsung datang RSUD melihat kondisi korban.

“Kita dari pihak perusahaan juga melihat langsung di RSUD Mandau swamper mobil Cold Diesel korban yang meninggal tersebut dan ikut melepas jenazah ke rumah duka,” ucapnya menunjukkan tanggungjawab dari Perusahaan dan ingin menyelesaikan kejadian tersebut dengan cara baik.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bengkalis

Tidak hanya melihat dan melepas jenazah dari RSUD, dikatakan Muswandi kita dari Perusahaan Vadhana juga telah mengundang pihak dari Keluarga Korban datang ke Kantor tapi mereka mau diselesaikan secara hukum.

“Kami tentunya mengikuti kemauan pihak Keluarga untuk menyelesaikan kejadian tersebut secara hukum, ini juga bukan membela dari kami pihak Perusahaan, jika ada sebuah Mobil yang hilang kendali menabrak sebuah rumah dan mengakibatkan salah satu penumpang meninggal dunia, tidak mungkin pemilik rumah disalahkan,” terangnya untuk saat ini sudah menitipkan Bomax Compactor di Satlantas Polres Bengkalis jalan Pipa Air Bersih.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bengkalis melalui Kanit Gakkum Ipda DS Ginting saat konfirmasi membenarkan ada Lakalantas tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

“Kita dari Satlantas Polres Bengkalis saat ini masih melakukan penyelidikan kronologi kecelakaan tersebut. Untuk laporannya sudah kita input,” ucap Kanit juga menunggu tidak lanjut penyelesaian dari kedua belah pihak yang terlibat laka.**

Komentar