Jalan Mulus, Mobilitas Lancar: PHR Perkuat Akses Operasional dan Aktivitas Warga di Duri

PHR252 Dilihat

DURI, DURIPOS.COM – Jalan bukan sekadar hamparan aspal yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Bagi masyarakat, jalan adalah urat nadi untuk bekerja, mengantar anak ke sekolah, membawa hasil usaha, hingga menggerakkan roda perekonomian.

Di tengah aktivitas operasional hulu minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Bengkalis, keberadaan akses jalan yang aman dan memadai memiliki arti penting. Karena itu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan melakukan perbaikan dan pengaspalan akses jalan operasional di delapan titik strategis dengan total panjang sekitar 1,5 kilometer.

Perbaikan tersebut dilakukan di sejumlah wilayah operasi PHR di Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Selain mendukung kelancaran mobilitas kendaraan dan peralatan operasional, jalan yang diperbaiki kini turut dimanfaatkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu ruas yang mendapat perhatian berada di Jalan Rangau-Duri dengan panjang sekitar 1.135 meter. Selain itu, perbaikan juga dilakukan di Jalan Ujung Batu-Bekasap sepanjang sekitar 360 meter, serta sejumlah titik lainnya.

Bagi PHR, penguatan infrastruktur jalan merupakan bagian penting untuk menjaga keandalan kegiatan operasi. Mobilitas logistik, kendaraan operasional dan peralatan lapangan membutuhkan akses yang kuat dan aman, terutama untuk menunjang kelancaran produksi migas.

Namun manfaatnya tidak berhenti di lingkungan operasi perusahaan.
Jalan yang sama juga menjadi akses masyarakat. Warga menggunakannya untuk beraktivitas, mengangkut barang dan jasa, serta menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Keberadaan akses yang memadai adalah kunci utama keselamatan dan efisiensi operasional hulu migas. Namun kami menyadari sepenuhnya bahwa jalan ini juga merupakan urat nadi kehidupan warga,” ujar Rudi Arief.

Menurutnya, pengaspalan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, akses yang lebih baik mendukung kelancaran operasional dalam menjaga pasokan energi nasional. Di sisi lain, masyarakat memperoleh akses jalan yang lebih nyaman dan aman untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

“Oleh karena itu, pengaspalan ini kami dedikasikan agar memberikan manfaat ganda: memperlancar operasi penyuplai energi negeri sekaligus menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat,” lanjutnya.

Perbaikan dilakukan melalui pengaspalan sekaligus penguatan struktur jalan dengan spesifikasi yang disesuaikan untuk mendukung lalu lintas kendaraan operasional berbeban berat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas kendaraan di kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih lancar dan waktu tempuh dapat ditekan.

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan akses yang lebih baik juga membuka konektivitas yang semakin mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.

Di balik jalan yang kini lebih mulus, terdapat pesan lain yang ingin dibangun PHR: infrastruktur tidak hanya perlu dibangun, tetapi juga dijaga bersama.

PHR mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha yang menggunakan akses tersebut untuk memperhatikan batas tonase kendaraan. Penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) dinilai dapat mempercepat kerusakan jalan dan mengurangi usia pakainya.

Rudi berharap seluruh pengguna jalan memiliki kepedulian yang sama untuk menjaga fasilitas tersebut.

“Jalan ini kita manfaatkan bersama dan menjadi sarana penting pendukung aktivitas harian. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan para pengguna jalan dapat saling menjaga, memperhatikan ketertiban berkendara, serta merawat infrastruktur ini bersama-sama,” katanya.

Ia menambahkan, kepedulian bersama menjadi kunci agar infrastruktur yang telah diperbaiki dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Dengan kepedulian bersama, fasilitas jalan ini dapat terus memberikan manfaat secara optimal, aman, dan tahan lama bagi seluruh pengguna,” tutup Rudi.

Bagi PHR, perbaikan jalan tersebut bukan hanya tentang aspal yang membentang di atas permukaan tanah. Lebih jauh, jalan menjadi penghubung antara kebutuhan operasional industri migas dengan aktivitas masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses yang aman dan layak.

Ketika jalan menjadi lebih baik, mobilitas pun bergerak lebih lancar. Dan ketika mobilitas lancar, aktivitas masyarakat serta roda perekonomian di sekitarnya ikut memiliki ruang untuk terus tumbuh.**

Komentar