Camat Bathin Solapan Dorong Pemuda Pancasila Jadi Pengayom Masyarakat

Bengkalis245 Dilihat

BATHIN SOLAPAN, DURIPOS.COM – Camat Bathin Solapan, M. Rusydy, S.STP., M.Si., mengajak jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan yang baru dilantik untuk memperkuat kekompakan, menjaga komitmen organisasi, serta hadir sebagai pengayom masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan, Sabtu (26/9/2026). Ia menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan jajaran pengurus yang baru, seraya berharap kepengurusan tersebut mampu membawa organisasi lebih aktif di tengah masyarakat.

“Selamat kepada Ketua PAC Kecamatan Bathin Solapan yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Kita sama-sama menyaksikan proses demokrasi melalui muscam di tingkat kecamatan hingga terpilihnya Ketua PAC,” ujar Rusydy.

Menurutnya, Pemuda Pancasila memiliki peran penting dalam membantu pemerintah kecamatan menjalankan program pembangunan dan menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.

Ia bahkan menyebut Kantor Camat Bathin Solapan sebagai rumah bersama bagi PAC Pemuda Pancasila.

“Ketua PAC-nya lahir di kantor camat kami. Anggaplah ini rumah PAC Kecamatan Bathin Solapan. Apabila kami ada kesulitan di lapangan, tolong sama-sama bergerak,” katanya.

Rusydy menekankan, keberadaan Pemuda Pancasila tidak cukup hanya ditunjukkan melalui seragam organisasi, tetapi harus dibuktikan dengan kehadiran yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bukan hanya kita memakai baju seragam oranye, tetapi bagaimana sekarang kita bisa mengayomi dan mengajak masyarakat bersama-sama dengan pemerintah kecamatan untuk menyukseskan program-program yang ada,” tegasnya.

Ia juga meminta Ketua PAC yang baru mampu menjaga kekompakan dan mengayomi seluruh anggotanya. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat harus dibangun melalui koordinasi dan kepatuhan terhadap garis komando organisasi.

“Ketua harus bisa mengayomi dan menjaga kekompakan anggotanya. Kalau tidak bisa mengayomi dan mempersamai anggotanya, itu dianggap gagal,” ujarnya.

Selain itu, Rusydy mengajak seluruh kader memegang aturan dan garis komando organisasi agar keberadaan Pemuda Pancasila tetap solid dan dipercaya masyarakat.

“Apabila di atas memberikan arahan dan aturan yang jelas, itu harus sama-sama kita taati dan jalankan di lapangan,” katanya.

Bersama Berantas Penyakit Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Rusydy juga mengajak Pemuda Pancasila ikut membantu pemerintah memberantas berbagai penyakit masyarakat. Ia mengingatkan agar organisasi tidak justru menjadi pelindung bagi aktivitas yang meresahkan masyarakat.

“Agenda kami yang pertama tentu membasmi penyakit masyarakat. Jangan pula Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan menjadi backing di balik penyakit-penyakit masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, keterbatasan pemerintah di tengah efisiensi anggaran membuat semangat gotong royong dan kolaborasi antarelemen masyarakat semakin penting.

“Dengan kondisi efisiensi yang melanda Kabupaten Bengkalis dan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, yang bisa kita andalkan adalah bagaimana kita bersama-sama membangun semangat kegotongroyongan,” ujarnya.

Ubah Stigma, Hadir untuk Masyarakat

Rusydy juga berharap kepengurusan baru mampu mengubah stigma negatif yang selama ini mungkin melekat terhadap organisasi Pemuda Pancasila.

Ia ingin organisasi tersebut tampil sebagai wadah pemuda dan masyarakat untuk menyampaikan persoalan serta mencari solusi bersama pemerintah.

“Merubah stigma masyarakat yang mungkin selama ini kita masih dicap premanisme atau membuat kerusuhan. Tolong itu dibalikkan agar kita bisa menciptakan kedamaian,” katanya.

Ia memastikan pemerintah kecamatan terbuka untuk berkolaborasi selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat.

“Apabila masyarakat mengadu ke Ketua PAC, laporkan kepada kami. Kita bersama-sama menyelesaikan permasalahan, khususnya yang ada di Kecamatan Bathin Solapan. Kami siap turun untuk kemaslahatan masyarakat,” lanjutnya.

Rusydy juga mengapresiasi keberagaman unsur dalam kepengurusan PAC, mulai dari kepala desa, ninik mamak hingga tokoh pemuda. Menurutnya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun organisasi.

“Keberagaman ini harus bisa disatukan. Memang dalam menyatukan visi dan misi ini tidak mudah, tetapi garis komando harus tetap dipegang,” ujarnya.

Ia berharap PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan tidak hanya memiliki struktur organisasi, tetapi benar-benar mampu bergerak, berkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap keberadaan ketua bukan hanya sebagai ketua saja, tetapi ketua yang bisa mengayomi seluruh anggotanya,” pungkas Rusydy.**

Komentar