DURI,DURIPOS.COM – Senyum dan tawa anak-anak penyandang disabilitas dari Duri mewarnai layar bioskop di Mall Dumai, Jumat (25/9/2026). Bersama guru pendamping dan jajaran kepolisian, mereka menikmati film “Istimewa” dalam kegiatan nonton bareng yang digelar Polres Bengkalis bersama Duri Disabilities Center (DDC).
Bukan sekadar menikmati tontonan, kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi 10 anak penyandang disabilitas bersama tiga orang guru pendamping dari DDC.
Di tengah suasana hiburan, terselip pesan tentang empati, keluarga, penerimaan, serta pentingnya memberikan ruang yang setara bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Bengkalis sebagai tindak lanjut arahan Kapolres Bengkalis dalam menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu Kasat Binmas Polres Bengkalis AKP M. Ikhsan, S.H., Kaurmintu Satbinmas Polres Bengkalis Aipda Rinaldo, Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Bengkalis Aipda Ahmad Sumadi, S.H., serta Bhabinkamtibmas Polsek Mandau Aipda Arian M. S.Ap. dan Aipda Sandos Firdaus.
Dari Duri Disabilities Center hadir Ketua Umum DDC Mukhlis, Ketua Harian DDC Rizki Fernando, serta Sekretaris DDC Melly Elvia.
Bagi Polres Bengkalis, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai hiburan. Film “Istimewa” dipilih karena membawa pesan kemanusiaan yang dekat dengan kehidupan penyandang disabilitas sekaligus mengajak masyarakat melihat perbedaan dari sudut pandang yang lebih luas.
Kapolres Bengkalis melalui Kasat Binmas AKP M. Ikhsan, S.H., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus menumbuhkan empati di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan nonton bareng film Istimewa ini, kami berharap anak-anak dan seluruh peserta dapat belajar mengembangkan empati, memahami kehidupan saudara-saudara kita penyandang disabilitas, serta menyadari bahwa setiap orang memiliki cerita dan mimpi yang patut dihargai,” ujar AKP M. Ikhsan.
Menurutnya, film tersebut juga membawa pesan tentang arti keluarga. Keluarga, kata dia, bukan hanya persoalan hubungan darah, tetapi juga tentang ketulusan, kasih sayang, perhatian, dan penerimaan terhadap satu sama lain.
Pesan itu dinilai penting untuk terus dibangun dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga keberadaan penyandang disabilitas tidak dipandang dari keterbatasannya, melainkan dari potensi dan kemampuan yang dimiliki.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini tumbuh kepedulian sosial di tengah masyarakat, semakin menghargai perbedaan, serta memberikan kesempatan dan ruang yang setara bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk berkembang, berkarya, dan meraih cita-citanya,” tambahnya.
AKP M. Ikhsan menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan melalui kegiatan sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan.
Bagi anak-anak DDC, kesempatan menikmati film bersama tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang untuk bersosialisasi dan merasakan perhatian dari berbagai pihak.
Ketua Umum Duri Disabilities Center (DDC), Mukhlis, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bengkalis melalui Kasat Binmas yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak penyandang disabilitas.
“Atas nama keluarga besar Duri Disabilities Center, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Bengkalis melalui Kasat Binmas atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada anak-anak disabilitas. Kegiatan ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak,” ungkap Mukhlis.
Menurut Mukhlis, perhatian seperti ini sangat berarti bagi anak-anak penyandang disabilitas. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dalam berbagai aktivitas sosial di tengah masyarakat.
Ia juga menitipkan pesan kepada anak-anak agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi.
“Keterbatasan bukanlah halangan untuk menorehkan kehebatan. Teruslah bersinar dengan caramu. Setiap langkah kecil yang kalian ambil adalah bagian dari perjalanan besar menuju masa depan yang gemilang,” ujar Mukhlis.
Ia menilai setiap anak memiliki keistimewaan, potensi, dan kemampuan masing-masing yang patut dihargai. Karena itu, dukungan keluarga, masyarakat, maupun berbagai pihak diperlukan agar anak-anak penyandang disabilitas dapat tumbuh dengan percaya diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Mandau, khususnya para Bhabinkamtibmas yang turut mengajak dan mendampingi anak-anak penyandang disabilitas dari Duri mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak.
“Semoga Polres Bengkalis tetap jaya dan amanah dalam menjalankan tugas serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Nobar film “Istimewa” akhirnya bukan hanya meninggalkan cerita tentang sebuah film, tetapi juga menghadirkan pesan bahwa kebersamaan dapat menjadi jembatan untuk memahami perbedaan.
Dari ruang bioskop itu, senyum anak-anak DDC menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk menikmati kebahagiaan, mendapatkan kesempatan yang setara, serta tumbuh dan mengejar cita-citanya dengan cara masing-masing.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polres Bengkalis, Duri Disabilities Center, keluarga, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif, peduli, dan memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang.**











Komentar