MANDAU, DURIPOS.COM – Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos., M.MP meresmikan Gedung SMK Paramita Maitreya Cabang Duri, Kecamatan Mandau, Minggu (19/7/2026). Peresmian tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam memperluas akses pendidikan menengah yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala OPD dilingkup Pemkab Bengkalis, Camat Mandau Riki Rihardi, Kacab Wilayah II Disdik Riau, keluarga besar Yayasan Paramita Maitreya, para pendiri yayasan, tenaga pendidik, siswa, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Paramita Maitreya Cabang Duri atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, pembangunan gedung SMK yang representatif bukan sekadar penambahan sarana dan prasarana pendidikan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan Gedung SMK Paramita Maitreya ini bukan hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik, tetapi juga menjadi investasi untuk melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki daya saing,” ujar Kasmarni.
Kasmarni menilai kehadiran SMK Paramita Maitreya menjadi bagian dari solusi dalam menjawab kebutuhan pendidikan menengah di Kecamatan Mandau dan wilayah sekitarnya. Selama ini, daya tampung SMA dan SMK yang ada dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP setiap tahunnya.
“Kehadiran SMK Paramita Maitreya memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Paramita Maitreya yang telah turut membantu pemerintah memenuhi kebutuhan layanan pendidikan,” katanya.
Bupati juga berharap SMK Paramita Maitreya terus berkembang menjadi sekolah unggulan yang mampu mencetak lulusan profesional, inovatif, berintegritas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Meski pengelolaan SMA dan SMK merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau, Kasmarni menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan menengah.
“Kebhinekaan boleh berbeda, tetapi tanggung jawab moral untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian, Supandi, menjelaskan Yayasan Paramita Maitreya telah berdiri lebih dari dua dekade dan didirikan oleh tokoh-tokoh yang memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi bangsa. Di Provinsi Riau, yayasan tersebut telah mengembangkan sejumlah cabang, termasuk di Kabupaten Bengkalis.
Ia mengungkapkan, Bupati Kasmarni selalu hadir dalam setiap tahapan pembangunan sekolah, mulai dari peletakan batu pertama pada 2022, peresmian operasional SD pada 2023, peresmian gedung SD pada 2024, hingga peresmian Gedung SMK pada 2026.
Saat ini, Sekolah Paramita Maitreya Cabang Duri telah memiliki empat jenjang pendidikan, yakni TK, SD, SMP, dan SMK, dengan total 481 peserta didik yang didukung sekitar 50 guru dan tenaga kependidikan.
“Meski tergolong sekolah yang masih muda, perkembangannya cukup pesat. SD telah memasuki kelas IV, sedangkan SMP dan SMK telah memiliki siswa hingga kelas III,” jelas Supandi.
Ke depan, Yayasan Paramita Maitreya berencana membangun gedung TK sebagai tahap pengembangan berikutnya yang ditargetkan rampung pada 2027, sehingga seluruh jenjang pendidikan memiliki fasilitas yang lebih representatif.
Selain meningkatkan sarana pendidikan, yayasan juga terus menanamkan nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebhinekaan kepada seluruh peserta didik. Siswa yang berasal dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya belajar bersama dalam suasana harmonis sebagai implementasi cita-cita para pendiri untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
Peresmian Gedung SMK Paramita Maitreya Cabang Duri diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis sekaligus memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan menengah yang berkualitas.**











Komentar