Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Program 1 Juta Hektar 

Bengkalis182 Dilihat

MANDAU,DURIPOS.COM – Jajaran Polsek Mandau terus menggencarkan pengelolaan lahan dalam Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar yang digagas Polri sebagai bagian dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (15/5/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago turun langsung meninjau sekaligus mengawal kegiatan pengelolaan lahan bersama personel kepolisian, pemerintah desa, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, dan pemilik lahan.

Lahan yang dikelola dalam program tersebut memiliki luas mencapai 29 hektar. Dari total tersebut, sekitar 8,5 hektar telah ditanami jagung pipil merek Pioneer P32 Singa, sementara sisanya seluas 20,5 hektar masih dalam tahap persiapan penanaman dengan pola tumpang sari.

Dalam kegiatan itu turut hadir Briptu Maula Salsabila selaku Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Pj Kepala Desa Bathin Betuah Edi S, Ketua Unit BUMDes Karsiman, serta Salim sebagai tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan. Pengelolaan lahan dilakukan oleh BUMDes Bathin Betuah bersama pemilik lahan dengan dukungan alat pertanian jenis John Deere singkal piringan mata lima.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Polsek Mandau bersama Polres Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendorong masyarakat, kelompok tani, serta BUMDes untuk memanfaatkan lahan produktif melalui penanaman jagung. Program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago menambahkan, pihaknya juga membantu memfasilitasi penggunaan alat pertanian guna mempercepat proses pengelolaan lahan dan penanaman jagung di wilayah tersebut.

Sebelumnya, penanaman jagung telah dilakukan secara bertahap sejak awal April 2026. Pada 3 hingga 4 April dilakukan penanaman seluas 2,5 hektar, dilanjutkan 2 hektar pada 5 hingga 6 April, kemudian 3 hektar pada 7 hingga 9 April. Sementara pada Jumat (15/5/2026), kembali dilakukan penanaman di lahan seluas 2 hektar dan hingga saat ini telah terealisasi sekitar 1 hektar.**

Komentar