FLS3N Bengkalis 2026, Dari Panggung Sekolah Mimpi Seniman Muda Mulai Dipentaskan

Bengkalis151 Dilihat

DURI,DURIPOS.COM – Suasana Aula SMA Negeri 2 Mandau, Kamis (7/5/2026), tampak semarak dengan hadirnya ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Bengkalis. Mereka datang membawa semangat, bakat, dan mimpi untuk tampil terbaik dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA/MA/MAK sederajat tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2026.

Ajang tahunan yang menjadi wadah pengembangan kreativitas pelajar itu resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Riau, Al Choiri Syahwali, S.STP, M.Si. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai sekolah di wilayah daratan maupun kepulauan Kabupaten Bengkalis.

Ketua Panitia Pelaksana, Sundakir, SE, M.Pd mengatakan pelaksanaan seleksi FLS3N tingkat kabupaten dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama seluruh kepala sekolah SMA/SMK/MA/MAK sederajat di Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap seleksi FLS3N Tingkat Kabupaten Bengkalis bisa berjalan lancar dan dewan juri benar-benar melakukan penilaian sesuai fakta integritas,” ujar Sundakir.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bengkalis, M. Nur, mengungkapkan tidak semua sekolah dapat mengikuti perlombaan karena keterbatasan anggaran serta kondisi geografis Kabupaten Bengkalis yang terbagi antara wilayah darat dan laut.

Meski demikian, menurutnya, pelaksanaan FLS3N tetap rutin digelar sebagai upaya memberi ruang bagi siswa menampilkan kemampuan terbaik di bidang seni dan sastra.

“FLS3N ini memang memiliki unsur subjektivitas, karena itu profesionalisme dewan juri sangat penting. Apa pun hasil penilaian nantinya, itulah yang terbaik untuk mewakili Bengkalis ke tingkat Provinsi Riau,” katanya.

M. Nur yang juga menjabat Kepala SMA Negeri 3 Bukit Batu menambahkan, pada tingkat nasional nantinya peserta tidak lagi mengirimkan penampilan dalam bentuk video, melainkan tampil langsung di panggung di hadapan dewan juri.

Dalam sambutannya, Al Choiri Syahwali menegaskan FLS3N merupakan tahapan penting dalam menjaring talenta-talenta terbaik daerah sebelum melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.

Ia menyebutkan, dari 16 cabang lomba yang dipertandingkan, SMA Mutiara menjadi sekolah yang paling banyak mengirimkan perwakilan peserta.

“Tahapan seleksi ini harus menghasilkan peserta terbaik sesuai fakta integritas. Kita berharap wakil dari Kabupaten Bengkalis mampu bersaing hingga tingkat Provinsi Riau,” tandasnya.

Tak sekadar perlombaan, FLS3N juga menjadi panggung bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas, memperkuat rasa percaya diri, sekaligus menjaga semangat berkesenian di tengah perkembangan zaman digital.**

Komentar