Ramadhan 1447 H, Perumda Tirta Terubuk Gratiskan Tagihan Air dan Sambung Baru Rumah Ibadah

Bengkalis331 Dilihat

BENGKALIS,DuriPos.com – Dalam rangka mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Perumda Air Minum Tirta Terubuk kembali menggratiskan pembayaran rekening air bersih selama satu bulan penuh bagi rumah ibadah di Kabupaten Bengkalis.

Program tersebut berlaku bagi masjid, musala, dan rumah ibadah lainnya yang menjadi pelanggan aktif Perumda Tirta Terubuk. Kebijakan ini merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Wakil Bupati Bagus Santoso dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk, Abel Iqbal ST, Jumat (13/2), mengatakan program pembebasan tagihan air selama Ramadhan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas ibadah masyarakat.

“Masjid, musala, dan rumah ibadah lainnya yang menggunakan layanan air bersih Perumda kita gratiskan tagihannya selama satu bulan penuh. Ini wujud komitmen kami dalam mendukung program kepala daerah, sekaligus meringankan beban pengurus rumah ibadah,” ujarnya.

Menurut Abel, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, termasuk pelaksanaan salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya di masjid selama Ramadhan.

Selain pembebasan tagihan, Perumda Tirta Terubuk juga memberikan kemudahan sambungan baru (SB) gratis bagi rumah ibadah selama bulan Ramadhan. Program ini berlaku tanpa biaya, dengan syarat lokasi rumah ibadah berada dalam jaringan layanan Perumda.

“Bagi rumah ibadah yang ingin melakukan sambung baru di bulan Ramadhan ini tidak dikenakan biaya, selama berada dalam areal jaringan Perumda,” tegasnya.

Sementara itu, terkait ketersediaan air baku, khusus wilayah Pulau Bengkalis termasuk Cabang Kecamatan Bantan, saat ini tengah menghadapi krisis air baku akibat musim kemarau. Namun demikian, pihak Perumda terus melakukan berbagai upaya jangka pendek, menengah, dan panjang untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk cabang Duri, Siak Kecil, dan Rupat, ketersediaan air baku masih relatif mencukupi meski tetap terdapat sejumlah kendala teknis.

“Kami terus berupaya maksimal memenuhi kebutuhan air baku. Di samping ikhtiar yang dilakukan, kita juga berharap dan berdoa agar kemarau segera berakhir dan digantikan dengan turunnya hujan,” pungkasnya.**

Komentar