Kades Teluk Kelasa Bantah Proyek Jalan Asal Jadi, Kerusakan Disebut Akibat Truk Sawit 3 Ton

Provinsi Riau133 Dilihat

INDRAGIRI HILIR,DuriPos.com – Kepala Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Zainal Bahri, membantah tudingan proyek pembangunan jalan rabat beton di desanya dikerjakan asal jadi. Ia menegaskan, kerusakan yang terjadi di beberapa titik jalan disebabkan kendaraan bertonase berat yang melintas, bukan karena kualitas pekerjaan.

Klarifikasi itu disampaikan Zainal Bahri pada Rabu (11/2/2026), menanggapi pemberitaan yang menyebut proyek tersebut bermasalah.

Menurutnya, pembangunan jalan rabat beton tersebut bukan kegiatan Tahun Anggaran 2025, melainkan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2024. Proyek itu bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau dengan pagu anggaran sebesar Rp40 juta. Adapun lokasi pembangunan berada di Jalan Pendidikan, tepatnya di depan SMP Teluk Kelasa.

Zainal menjelaskan, kerusakan jalan terjadi akibat kendaraan pengangkut sawit jenis L300 dengan muatan sekitar tiga ton yang rutin melintas di jalan tersebut. Padahal, kata dia, jalan itu tidak diperuntukkan bagi kendaraan bertonase berat.

“Kerusakan terjadi karena kendaraan pengangkut sawit dengan muatan kurang lebih tiga ton sering melintas. Jalan itu tidak dirancang untuk beban berat,” ujarnya.

Ia mengaku pihak desa telah beberapa kali memberikan teguran kepada pengusaha sawit yang menggunakan akses tersebut. Namun, aktivitas kendaraan bermuatan berat masih terus berlangsung.

Terkait dugaan pengurangan semen maupun pekerjaan yang disebut asal-asalan, Zainal membantah keras tudingan tersebut. Ia menegaskan pekerjaan dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah disepakati dalam musyawarah desa.

“Pekerjaan sudah sesuai RAB dan mekanisme yang berlaku. Tidak benar jika ada pengurangan semen atau penyimpangan material,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, proses pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan dan transparansi penggunaan dana.

Mengenai papan informasi proyek, Zainal menyebut papan tersebut telah dipasang sejak awal pekerjaan pada 2024. Namun, setelah proyek selesai dan digunakan masyarakat dalam waktu cukup lama, papan tersebut dilepas.
Pemerintah Desa Teluk Kelasa, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan kualitas pembangunan serta menjaga transparansi pengelolaan dana demi kepentingan masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Komentar