BENGKALIS, DURIPOS.COM – Sebanyak 303 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Blok D Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis mengikuti senam pagi bersama, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun kedisiplinan dan kebersamaan warga binaan.
Senam yang dimulai sekitar pukul 08.05 WIB tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Bengkalis. Sebanyak lima instruktur senam dari Blok Wanita Lapas Kelas IIA Bengkalis turut mendampingi para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian gerakan.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusias. Para WBP mengikuti gerakan senam secara bersama-sama di bawah pengawasan Kasubsi Bimkemaswat, Karupam, staf Bimkemaswat serta petugas jaga.
Selain menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, olahraga bersama tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan kepribadian. Melalui kegiatan rutin dan terarah, warga binaan didorong untuk membangun pola hidup sehat, meningkatkan kedisiplinan serta mempererat rasa kebersamaan.
Pengawasan petugas dilakukan sepanjang kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian senam berjalan aman, tertib dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan kegiatan olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.
“Kami terus mendorong pelaksanaan kegiatan pembinaan yang positif dan terarah, termasuk kegiatan olahraga seperti senam pagi. Selain menjaga kebugaran dan kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kedisiplinan, kebersamaan, serta memberikan suasana pembinaan yang lebih positif bagi warga binaan,” ujar Priyo.
Ia menambahkan, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi perhatian dalam setiap kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di dalam Lapas.
“Kami juga memastikan setiap kegiatan dilaksanakan dengan pengawasan petugas sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan SOP,” katanya.
Kegiatan senam pagi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong warga binaan untuk menjalani aktivitas positif yang mendukung kesehatan fisik, kedisiplinan dan kesiapan mereka selama menjalani masa pembinaan.**
#HumasLapasBengkalis

















Komentar