DURI, DURIPOS.COM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Mandau bersama personel BKO Polres Bengkalis. Melalui Operasi Cipta Kondisi (KRYD), petugas menyasar sejumlah lokasi keramaian dan titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (13/9/2026) mulai sekitar pukul 01.20 WIB hingga selesai. Patroli gabungan menyasar sejumlah lokasi, yakni Jalan Seroja, Kelurahan Balik Alam, Jalan Hangtuah wilayah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, SPBU Jalan Sudirman Desa Simpang Padang, serta Jalan Sudirman kawasan Simpang Geroga, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan.
Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek menyebutkan, kegiatan KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
“Patroli ini menyasar tempat keramaian, masyarakat yang berkumpul, khususnya para pemuda, serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak pidana 3C dan aksi balap liar,” ujarnya.
Dikatakan AKP I Made Pasek, dalam pelaksanaannya, personel gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap administrasi kendaraan, badan maupun barang bawaan pengendara.
“Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan adanya senjata tajam, bahan peledak, narkotika maupun barang berbahaya lainnya,” katanya.
Dari kegiatan tersebut, dijelaskan Kapolsek petugas mengamankan tujuh unit sepeda motor yang dinilai tidak dilengkapi dokumen kendaraan dan menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong.
“Terhadap kendaraan yang ditemukan melakukan pelanggaran, khususnya tidak dilengkapi dokumen dan menggunakan knalpot tidak standar, telah dilakukan penindakan berupa tilang oleh personel BKO Satlantas Polres Bengkalis,” jelasnya.
Ditambahkan Kapolsek Mandau dari tujuh unit sepeda motor tersebut diamankan sebagai barang bukti di Kantor BKO Satlantas Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut.
“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan para pemuda yang ditemui selama pelaksanaan patroli. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tambahnya.
Menurut Kapolsek, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
“Kami mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas,” pungkasnya.
Pelaksanaan KRYD juga ditujukan untuk meminimalisir aktivitas pemuda dan remaja yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, termasuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi pada waktu-waktu tertentu.**











Komentar