Kalapas Bengkalis Ultimatum Pegawai: Jangan Main-main dengan HALINAR

Siap-siap Berhadapan dengan Hukum

Lapas294 Dilihat

BENGKALIS,DURIPOS.COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak terlibat dalam praktik HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba). Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapas Kelas IIA Bengkalis, Senin (13/7/2026).

Dalam amanatnya, Priyo menegaskan bahwa seluruh pegawai wajib mendukung penuh pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai langkah mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat integritas di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh jajaran bekerja secara profesional, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Karena itu, ia kembali mengingatkan agar tidak ada satu pun pegawai yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam praktik HALINAR yang menjadi musuh utama lembaga pemasyarakatan.

“Saya terus mengingatkan setiap pegawai, baik dalam rapat dinas maupun saat apel pagi dan siang, jangan pernah coba-coba terlibat, baik langsung maupun tidak langsung. HALINAR harus diberantas. Siapa pun yang melanggar akan berhadapan dengan hukum dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Priyo Tri Laksono.

Ia menjelaskan, pemberantasan HALINAR merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, bebas dari penyalahgunaan narkoba, peredaran telepon genggam ilegal, maupun praktik pungutan liar.

Melalui apel pagi tersebut, Kalapas berharap seluruh jajaran semakin memperkuat komitmen menjalankan 13 Program Akselerasi, menjaga profesionalisme, serta bersama-sama mewujudkan Lapas Kelas IIA Bengkalis yang berintegritas, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.**

Komentar