FGD Green Policing di Rantau Kopar Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat dalam Memerangi Narkoba

Provinsi Riau572 Dilihat

ROKAN HILIR,DURIPOS.COM – Polsek Rantau Kopar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan strategi Green Policing Polda Riau di Aula Kantor Camat Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Ketahanan Sosial Anti Narkoba di Wilayah Hukum Polsek Rantau Kopar Guna Terciptanya Sitkamtibmas yang Kondusif” tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan narkoba.

FGD dihadiri Kapolsek Rantau Kopar UPTU Nanang Parinduri SH.,MH beserta jajaran, Camat Rantau Kopar, Danramil Rantau Kopar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para kepala desa se-Kecamatan Rantau Kopar, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perwakilan Karang Taruna.

Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi dan memetakan sejumlah wilayah yang dinilai rawan terhadap peredaran narkoba, seperti kawasan perkebunan, bantaran sungai, lingkungan sekolah, serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya generasi muda. Selain itu, peserta juga membahas berbagai faktor penyebab penyalahgunaan narkoba, mulai dari pengaruh lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan orang tua, hingga minimnya aktivitas positif bagi kalangan remaja.

Camat Rantau Kopar dalam sambutannya mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda Riau melalui Polsek Rantau Kopar dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.

“Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang harus kita hadapi bersama. Melalui strategi Green Policing yang mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif, kami optimistis Rantau Kopar dapat menjadi wilayah yang aman, kondusif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Rantau Kopar IPTU Nanang Parinduri menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui FGD ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab kita semua. Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dan pembina dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan melalui layanan kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam,” tegas Kapolsek.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama Forkopimcam Rantau Kopar sebagai bentuk kesepakatan untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif.

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Kecamatan Rantau Kopar diharapkan dapat menjadi contoh wilayah yang berhasil membangun ketahanan sosial yang kuat dalam menghadapi ancaman narkoba.**

Komentar