Takbir dan Kepedulian Menyatu, RS Permata Hati Duri Berbagi Qurban Untuk Sesama

Bengkalis823 Dilihat

DURI,DURIPOS.COM – Lantunan takbir menggema di lingkungan Rumah Sakit Permata Hati Duri saat prosesi penyembelihan hewan qurban berlangsung pada Kamis (28/5/2026). Momentum Idul Adha 1447 Hijriah itu menjadi wujud kebersamaan sekaligus kepedulian sosial keluarga besar rumah sakit yang telah tersertifikasi syariah tersebut.

Mengusung tema “Melalui Qurban, Kita Wujudkan Semangat Saling Berbagi Untuk Meningkatkan Ketaqwaan”, sebanyak sembilan ekor sapi disembelih dalam kegiatan qurban tahunan yang melibatkan manajemen, dokter, hingga ratusan karyawan Rumah Sakit Permata Hati Duri. Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai proses penyembelihan yang digelar di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan itu turut dihadiri salah satu Owner RS Permata Hati dr. Fidel Fuadi Dt Majo Basa bersama istri, Direktur RS Permata Hati dr. Efriyanti, Kabag Humas dan Marketing Maspal Yopi, para dokter, serta seluruh keluarga besar rumah sakit.

Direktur RS Permata Hati Duri dr. Efriyanti mengatakan, momentum Idul Adha menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan di lingkungan rumah sakit.

“Momentum qurban ini tentu untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Karena itu, kami mengajak seluruh karyawan dan karyawati Rumah Sakit Permata Hati untuk ikut berqurban bersama di rumah sakit,” ujarnya.

Menurutnya, daging qurban tidak hanya dibagikan kepada karyawan, tetapi juga kepada masyarakat sekitar, pekerja sosial, petugas kebersihan, serta warga yang membutuhkan lainnya.

“Kami ingin berbagi kepada sesama, khususnya lingkungan sekitar rumah sakit yang selama ini juga menjadi bagian dari kehidupan kami sehari-hari,” katanya.

Dari sembilan ekor sapi yang disembelih, diperkirakan lebih dari satu ton daging qurban dibagikan kepada ratusan penerima manfaat. Penerima manfaat tersebut berasal dari masyarakat sekitar hingga para pekerja yang selama ini membantu operasional rumah sakit.

“Jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 800 orang lebih. Selain warga sekitar, para pekerja yang biasa membantu operasional rumah sakit juga kami libatkan sebagai penerima manfaat,” jelas dr. Efriyanti.

Ia menambahkan, kegiatan qurban di RS Permata Hati bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjalankan nilai-nilai syariah. Tradisi tersebut bahkan telah berlangsung lebih dari 15 tahun, sejak rumah sakit masih beroperasi di gedung lama.

“Rumah Sakit Permata Hati telah tersertifikasi sebagai rumah sakit syariah oleh Dewan Syariah Nasional. Karena itu, kegiatan qurban ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menanamkan nilai spiritual, mengajak karyawan yang mampu untuk berqurban, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial,” tuturnya.

Ia berharap tradisi qurban di lingkungan RS Permata Hati Duri dapat terus terjaga dan menjadi kegiatan tahunan yang selalu dirindukan, baik oleh keluarga besar rumah sakit maupun masyarakat sekitar.**

Komentar