Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri

PHR106 Dilihat

JAKARTA,DURIPOS.COM – Tingkat kebutuhan tenaga kerja di industri minyak dan gas (migas) Indonesia sangat tinggi, sehingga diperlukan dukungan tenaga kerja alih daya (manpower outsourcing) untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Sistem ini bukan sekedar posisi sementara, melainkan jembatan strategis yang menopang operasional hulu dan hilir migas.

Di industri migas Indonesia, PT Patra Drilling Contractor (PDC) masuk ke dalam jajaran perusahaan penyedia layanan Outsourcing Management terpercaya karena kiprah dan kontribusinya yang berkesinambungan.

Manager Outsourcing Management PDC Rahmat Wijaya mengungkapkan, layanan PDC mampu meningkatkan efisiensi operasional pelanggan secara signifikan, memangkas biaya rekrutmen dan pelatihan tenaga kerja, serta memberikan akses ke talenta global yang terspesialisasi.

Dalam layanan ini PDC mengoptimalkan jaringan sumber daya, baik yang tanpa keahlian (non-skill) maupun yang ahli (skill), termasuk tenaga kerja spesialis, mulai dari tenaga kerja operasional, administratif, teknis, sampai dengan pendukung (support services).

“Layanan Outsourcing Management ini bersifat end-to-end yang mencakup seluruh siklus pengelolaan tenaga kerja,” jelas Rahmat, Rabu (29/4/2026).

Mulai dari perencanaan kebutuhan tenaga kerja, proses rekrutmen dan pelatihan, penempatan tenaga kerja, hingga pengelolaan penggajian dan administrasi, serta monitoring dan evaluasi kinerja, kepatuhan pekerja terhadap standar operasional dan aspek-aspek K3L atau HSSE.

Rahmat menjelaskan, keunggulan layanan PDC terletak pada pengalaman yang luas di industri energi, penerapan standar HSSE yang tinggi dan terintegrasi, pemahaman mendalam terhadap sistem dan budaya kerja Pertamina, kemampuan menyediakan layanan end-to-end.

Selain itu, kredibilitas PDC sebagai bagian dari grup Pertamina juga menjamin keandalan dan keberlanjutan layanan.

Dijalani sejak 2014 unit bisnis andalan PDC ini banyak mendukung industri migas Indonesia dengan lingkup layanan operation support manpower, fuel handling support, terminal operation support, HSSE support, logistics support, dan maintenance support.

Area operasi layanan PDC meluas dari rig pengeboran, kantor – baik area dan pusat, terminal BBM, depot, kilang, dan juga field terminal.

Adapun wilayah operasi Outsourcing Management PDC saat ini meliputi DKI Jakarta, Area Sumatera I: Palembang, Jambi, NAD Aceh; Sumatera II: Duri, Pekanbaru, Dumai; Area Jawa: Indramayu , Cirebon, Bojonegoro; Area Kalimantan: Balikpapan, Samarinda, Bunyu, Tarakan, Lawe Lawe, Sorong – Papua.

Hingga Maret 2026, PDC sedangmengerjakan 48 kontrak dari beberapa perusahaan berbeda dengan jumlah tenaga kerja alih daya mencapai hampir 7.000 orang.

Ditegaskan Rahmat, dalam operasinya, pengelolaan tenaga kerja PDC lakukan dengan menerapkan standar dan sistem manajemen yang terintegrasi.

Ini meliputi sistem manajemen mutu ISO 9001, keselamatan dan kesehatan kerja, serta sistem operasional berbasis digital (databased), recruitment system, performance management system, dan payroll system.

“Seluruh proses tersebut dijalankan berdasarkan SOP dan SLA yang terukur serta diawasi melalui mekanisme monitoring dan audit berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kualitas layanan kepada klien,” imbuhnya.

Rahmat menyakinkan PDC menjadi mitra strategis yang penting dalam pertumbuhan bisnis pelanggan karena kombinasi kemampuan operasional yang efisien, fokus pada kualitas SDM, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan klien.***

 

Komentar