Dibuka Kacab Wilayah II Disdik Riau, 600 Siswa SMKN 3 Mandau Ikuti Uji Sertifikasi Kompetensi 2026

Bengkalis188 Dilihat

BATHIN SOLAPAN,DURIPOS.COM – Sebanyak 600 siswa SMK Negeri 3 Mandau mengikuti Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026 melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3).

Program ini merupakan bantuan pemerintah melalui Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan sertifikasi tersebut resmi dibuka pada Senin 27 April 2026 oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Alchoiri Syahwali, S.STP., M.Si, turut dihadiri komite sekolah serta lembaga sertifikasi profesi guna mendukung kelancaran pelaksanaan uji kompetensi.

Dalam sambutannya, Alchoiri Syahwali menyampaikan rasa bangga karena siswa SMKN 3 Mandau mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut. Ia menyebutkan, hanya beberapa sekolah di Provinsi Riau yang dipercaya menjalankan program sertifikasi kompetensi ini pada tahun 2026.

Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi peluang besar bagi siswa SMK untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi secara mandiri. Selain mengasah keterampilan, program ini juga menjadi pengakuan profesional atas kemampuan yang dimiliki para siswa.

Kepala SMK Negeri 3 Mandau, Agus Subagiyo, ST., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Direktorat SMK Dirjen Vokasi atas dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan, sebanyak 600 siswa kelas XII dan XIII dapat mengikuti kegiatan sertifikasi ini sebagai bentuk penguatan kualitas lulusan sekolah.

“Serifikat kompetensi menjadi bukti nyata atas kemampuan yang dimiliki siswa sekaligus membuka peluang lebih luas untuk bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dari sosialisasi, pembekalan, pelaksanaan sertifikasi kompetensi hingga evaluasi yang berlangsung mulai 27 April hingga 2 Mei 2026 mendatang.

Dari total peserta, sebanyak 281 siswa berasal dari kelas XII dan XIII program GP Tahun Pelajaran 2025/2026, sedangkan 319 siswa lainnya merupakan murid kelas XII dan XIII GP Tahun Pelajaran 2026/2027.

Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi siswa, khususnya dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK di dunia kerja.**

Komentar