Hangatnya Ramadan di Mandau, 303 Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Terima Santunan

Bengkalis661 Dilihat

MANDAU,DURIPOS.COM – Suasana penuh haru dan kebersamaan terasa di lingkungan Masjid Besar Arafah, Kecamatan Mandau, pada Jumat (13/3/2026). Di tengah berkah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ratusan anak yatim menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah bersama jemaah.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin oleh
Ketua Umum DKMB Arafah yang juga Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

“Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk saling berbagi. Seluruh infak untuk anak yatim yang dihimpun dari jemaah Masjid Besar Arafah langsung disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujar Riki.

Ia menjelaskan, santunan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian jemaah terhadap anak-anak yatim yang berada di lingkungan Masjid Besar Arafah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka, terutama di bulan penuh berkah.

Menurutnya, memperhatikan dan menyantuni anak yatim memiliki banyak hikmah serta keutamaan, terlebih ketika dilakukan di bulan suci Ramadan.

“Memperhatikan anak yatim memiliki banyak faedah dan hikmah. Apalagi di bulan Ramadan, berapapun yang kita infakkan, Insya Allah akan diganti dengan kebaikan yang berlipat. Semoga santunan dari jemaah Masjid Besar Arafah ini bermanfaat bagi anak-anak yatim yang menerimanya,” tambahnya.

Pada Ramadan tahun ini, sebanyak 303 anak yatim di lingkungan Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau menerima santunan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, Masjid Besar Arafah tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas di tengah masyarakat Mandau.**

Komentar