Kalapas Bengkalis Tegaskan Komitmen Berantas Halinar dan Ingatkan Warga Binaan Patuhi Aturan

Lapas367 Dilihat

BENGKALIS,DURIPOS.COM – Komitmen memberantas peredaran handphone, pungutan liar dan narkoba (halinar) terus ditegaskan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis. Pada Jumat malam, 6 Maret 2026, petugas lapas bersama personel Kepolisian melakukan razia rutin di sejumlah kamar hunian warga binaan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu menyasar blok hunian kamar 05D hingga 12D. Razia dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), Tim Satopspatnal, staf KPLP, anggota Regu Pengamanan (Rupam) I, serta tiga personel dari Polres Bengkalis.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di lingkungan lapas. Dari hasil razia, tim menemukan sejumlah barang yang diduga berpotensi disalahgunakan serta melanggar aturan. Barang-barang tersebut langsung disita dan diamankan oleh petugas.

Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan bahwa razia ini merupakan langkah nyata untuk menjaga keamanan serta ketertiban di dalam lapas, sekaligus memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan dengan baik.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. Kegiatan ini juga menjadi upaya preventif agar tidak ada pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas pembinaan warga binaan,” ujar Priyo.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh jajaran petugas Lapas Bengkalis serta dukungan dari personel Polres Bengkalis yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras, ketelitian dan dedikasi seluruh petugas. Keberhasilan razia ini tidak terlepas dari sinergitas aparat penegak hukum, khususnya antara Lapas Bengkalis dan Polres Bengkalis dalam memberantas narkoba maupun barang terlarang di dalam lapas,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Priyo turut mengingatkan seluruh warga binaan agar mematuhi aturan yang berlaku di dalam lapas dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga binaan agar mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai melakukan pelanggaran yang justru berdampak buruk bagi masa pembinaan mereka sendiri,” tambahnya.

Priyo menegaskan, razia seperti ini akan terus dilakukan secara berkala maupun secara mendadak sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan terhadap peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta efek jera bagi warga binaan sehingga kondisi Lapas Bengkalis tetap aman, tertib, serta kondusif, sekaligus mendukung proses pembinaan agar para warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik setelah menjalani masa hukuman.**

Komentar