DURI,DuriPos.ccom — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Amadeo Duri, Kecamatan Mandau, Rabu (17/12/2025). Agenda ini menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus penegasan target politik menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, menegaskan bahwa target partai pada Pileg 2029 adalah menang tanpa kompromi. Karena itu, seluruh struktur partai—mulai dari DPD, DPC, hingga tingkat kelurahan dan desa—diminta bekerja keras sejak sekarang.
“Tidak ada kata tawar-menawar. Seluruh struktur harus bergerak dan memanaskan mesin partai mulai hari ini agar target kemenangan NasDem di Pileg 2029 di Kabupaten Bengkalis dapat tercapai,” tegas Arsya.
Ia menambahkan, pada Pileg 2024 lalu, Partai NasDem Bengkalis berhasil meraih lima kursi di DPRD Kabupaten Bengkalis serta menduduki kursi Wakil Ketua I DPRD. Capaian tersebut, menurutnya, harus ditingkatkan pada pemilu mendatang.
“Mari kita bergandengan tangan dan solid dari sekarang. Target kita jelas, menjadi pemenang Pileg 2029 dan meraih kursi pimpinan DPRD,” ujar Arsya yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis.

Sementara itu, Bupati Bengkalis melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Ed Efendi, mengapresiasi pelaksanaan Rakerda tersebut. Ia berharap forum ini mampu melahirkan program politik yang visioner, membumi, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Rakerda ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan penyatuan tekad untuk menghadirkan politik yang bermartabat, beretika, serta memperkuat kader yang berintegritas dan berjiwa pengabdian,” ujarnya.
Ed Efendi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis saat ini tengah mengemban amanah mewujudkan visi Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di Indonesia. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen, termasuk dukungan politik yang sehat, kritis, dan konstruktif dari seluruh partai politik.
Ia mengajak seluruh elemen politik untuk terus meneguhkan komitmen menjaga Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah berbagai tantangan kebangsaan.
“Politik kebangsaan adalah politik yang menyatukan, bukan memecah; yang membangun harapan, bukan menebar ketakutan; dan yang menghadirkan solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.**











Komentar