Reses di Air Jamban, Warga RW 20 Titip Aspirasi Pembangunan, Syaiful Ardi Komit Terus Perjuangkan Pokir

Bengkalis217 Dilihat

MANDAU,DURIPOS.COM – Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Syaiful Ardi, SH, di RT 06, RW 20 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah bagi masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan.

Dalam kegiatan reses yang berlangsung pada Jum’at malam (17/7/2026), para ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat hingga warga berharap usulan yang disampaikan dapat direalisasikan melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Ketua RT 06 RW 20 Air Jamban, Suhendra, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas lingkungan.

Dalam sambutannya, Suhendra mengucapkan terima kasih kepada warga RT 06 maupun perwakilan RT lainnya yang hadir serta mengapresiasi Syaiful Ardi yang kembali memilih wilayah mereka sebagai lokasi reses.

Menurutnya, reses merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai usulan yang nantinya akan diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Bengkalis.

“Melalui kegiatan reses ini, masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan maupun harapan kepada anggota DPRD sehingga aspirasi tersebut dapat diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.

Suhendra juga menyebut sejumlah pembangunan di RT 06 dan RW 20 telah terealisasi berkat dukungan Syaiful Ardi, di antaranya pembangunan rumah ibadah, peningkatan jalan lingkungan, saluran drainase, hingga pengembangan Masjid Al-Muhajirin.

Ia berharap seluruh kontribusi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat. Di akhir sambutannya, Suhendra mengajak warga aktif menyampaikan pertanyaan maupun usulan pada sesi dialog reses.

Senada dengan itu, Ketua RW 20 Air Jamban Mukhlis, menilai kegiatan reses menjadi jalur yang efektif dalam mendorong pembangunan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Menurutnya, banyak pembangunan di kawasan Tegal Sari merupakan hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses dan kemudian diperjuangkan melalui Pokir anggota DPRD.

“Melalui reses inilah aspirasi masyarakat dapat diserap dan diperjuangkan menjadi program pembangunan. Karena itu kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengusulkan kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas lingkungan,” katanya.

Mukhlis juga mengapresiasi komitmen Syaiful Ardi yang dinilai tetap konsisten memperjuangkan pembangunan meski tidak lagi menjabat sebagai pimpinan DPRD. Ia menyebut pembangunan jalan, penerangan lingkungan hingga dukungan terhadap sektor pendidikan telah dirasakan masyarakat.

Meski demikian, Mukhlis mengingatkan kondisi keuangan pemerintah saat ini menyebabkan pelaksanaan sejumlah program pembangunan pada 2026 menjadi terbatas. Karena itu, masyarakat diminta tetap bersabar dan terus menyampaikan aspirasi sebagai bahan penyusunan program pembangunan tahun berikutnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat RW 20 Air Jamban Jastarman, turut menyampaikan apresiasi atas peran Syaiful Ardi dalam memperjuangkan pembangunan di lingkungan mereka.

Ia mengatakan hampir seluruh jalan di RW 20 kini telah dibangun sehingga tidak lagi berupa jalan tanah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara masyarakat dengan anggota DPRD dalam memperjuangkan aspirasi pembangunan.

“Alhamdulillah, berkat perjuangan beliau, pembangunan di lingkungan kami berjalan dengan baik. Hampir seluruh jalan di wilayah RW 20 kini sudah terbangun. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Jastarman berharap sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin agar pembangunan di RW 20 dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Syaiful Ardi, SH, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, meski Pemerintah Kabupaten Bengkalis saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat belum tersalurkannya dana transfer dari pemerintah pusat.

Syaiful mengaku hubungan dengan masyarakat RW 20 Air Jamban telah terjalin erat sejak sebelum dirinya menjadi anggota DPRD hingga kini memasuki lebih dari 12 tahun masa pengabdian.

“Saya tidak pernah merasa ada batas dengan masyarakat RW 20. Sebelum menjadi anggota DPRD maupun setelah dipercaya menjadi wakil rakyat, kedekatan itu tetap sama. Tugas saya adalah memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan hampir seluruh usulan dari para ketua RT dan RW selalu dibawanya ke tingkat kabupaten untuk diperjuangkan agar pembangunan dapat dilakukan secara merata sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Syaiful, perjuangan memperoleh anggaran pembangunan tidaklah mudah karena harus bersaing dengan banyak usulan dari daerah lain di tengah keterbatasan fiskal.

Meski demikian, ia memastikan sejumlah kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas, di antaranya mengupayakan operasional gedung Pustu yang telah selesai dibangun melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan, menuntaskan pembangunan jalan lingkungan yang masih tersisa, menambah penerangan jalan umum, serta membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses penerimaan peserta didik baru.

“Saya berharap tidak ada anak-anak di RW 20 Air Jamban yang putus sekolah atau tidak diterima di sekolah. Jika ada kendala, segera sampaikan sebelum proses penetapan selesai agar bisa kita bantu sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap sinergi antara warga, pemerintah daerah, dan DPRD Kabupaten Bengkalis terus terjalin sehingga aspirasi pembangunan di RW 20 Kelurahan Air Jamban dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.**

Komentar