Polsek Rantau Kopar Gelar Rakor Harkamtibmas, Bahas Narkoba hingga Pencurian Sawit

Provinsi Riau260 Dilihat

ROKAN HILIR,DURIPOS.COM – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Rantau Kopar. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan yang digelar di Aula Polsek Rantau Kopar, Selasa (19/5/2026) pagi.

Rapat koordinasi dipimpin langsung Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, S.H., M.H., dan dihadiri unsur Forkopimcam serta berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danramil Tanah Putih, Camat Rantau Kopar Nasruddin S.Pd, Kepala KUA Kecamatan Rantau Kopar, lurah dan penghulu se-Kecamatan Rantau Kopar, Ketua LPM, pengusaha jual beli buah sawit, pemilik kebun sawit, masyarakat nelayan, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga warga setempat.

Kapolsek Rantau Kopar Iptu Nanang Parinduri mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Dalam pemaparannya, Kapolsek menyampaikan situasi kamtibmas terkini di wilayah hukum Polsek Rantau Kopar serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar situasi di Rantau Kopar tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Nanang Parinduri.

Suasana rapat berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara warga dan aparat. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat turut dibahas, mulai dari penyakit masyarakat, peredaran narkoba, pencurian buah sawit hingga praktik menangkap ikan menggunakan setrum.

Warga mengeluhkan maraknya aktivitas yang meresahkan di lingkungan pemukiman serta meningkatnya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan narkoba yang menyasar berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

Selain itu, pemilik kebun sawit juga menyampaikan keresahan terkait aksi pencurian buah sawit di area perkebunan yang dinilai merugikan masyarakat. Sementara para nelayan menyoroti praktik penggunaan setrum ikan yang merusak ekosistem sungai dan mengancam mata pencaharian nelayan tradisional.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, seluruh peserta rapat sepakat meningkatkan patroli gabungan serta mengaktifkan kembali ronda malam di lingkungan masyarakat. Koordinasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa dan masyarakat juga akan diperkuat guna mempercepat penanganan setiap potensi gangguan kamtibmas.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Rantau Kopar turut mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan kejadian darurat, tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya.

“Jangan ragu lapor. Layanan 110 gratis dan cepat. Dengan komunikasi yang terbuka, kita bisa mencegah masalah sebelum menjadi besar,” tegas Iptu Nanang Parinduri.

Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga situasi Kecamatan Rantau Kopar tetap aman, tertib dan kondusif. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat yang hadir.**

Komentar