Razia Malam Lapas Bengkalis: Sajam Rakitan Disita, Pengamanan Diperketat Tanpa Kompromi

Lapas718 Dilihat

BENGKALIS,DURIPOS.COM – Suasana malam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis tampak berbeda, Kamis (2/4). Di saat sebagian warga binaan beristirahat, jajaran petugas justru bergerak senyap namun sigap menyisir setiap sudut kamar hunian. Razia rutin yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk memastikan tidak ada celah bagi potensi gangguan keamanan.

Dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Diasta Krismayandi, penggeledahan difokuskan pada blok hunian 01E dan 02E. Tim yang terdiri dari Komandan Rupam I, staf KPLP, anggota pengamanan, hingga CPNS, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang milik warga binaan.

Hasilnya, sejumlah barang terlarang berhasil diamankan. Petugas menemukan lima unit charger, tiga handsfree, tiga kabel listrik, satu gesper, hingga satu bilah senjata tajam (sajam) rakitan yang berpotensi membahayakan keamanan di dalam lapas.

“Penggeledahan ini kami lakukan tanpa kompromi. Prinsip kami waspada jangan-jangan. Temuan seperti sajam rakitan dan kabel listrik sangat berisiko memicu gangguan keamanan, termasuk keributan dan korsleting listrik,” tegas Diasta kepada Duripos.com, Jumat (3/4/2026).

Razia ini merupakan bagian dari langkah preventif yang dijalankan secara konsisten, sejalan dengan standar pencegahan gangguan keamanan terbaru tahun 2025. Kegiatan serupa akan terus diintensifkan, terutama pada malam hari, untuk menutup ruang masuknya barang-barang ilegal ke dalam kamar hunian.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, turut memberikan apresiasi atas kinerja tim pengamanan. Ia menegaskan bahwa razia bukan sekadar rutinitas, melainkan benteng utama dalam menjaga stabilitas dan integritas lingkungan pemasyarakatan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga mengingatkan warga binaan agar mematuhi aturan, karena setiap pelanggaran akan berdampak pada hak-hak yang mereka terima,” ujar Priyo.

Seluruh barang bukti hasil razia langsung didata untuk selanjutnya dimusnahkan secara transparan. Sementara itu, warga binaan yang terlibat pelanggaran diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Rangkaian kegiatan berakhir dengan kondisi lapas tetap aman dan kondusif. Razia malam tersebut menjadi gambaran nyata sinergi dan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan lapas yang bersih dari praktik ilegal.**

Komentar