DuriPos.com – Tanggal 26 November 2025 menjadi hari yang tak akan mudah dilupakan oleh masyarakat di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Dalam hitungan jam, hujan deras berubah menjadi banjir bandang dan longsor yang menyapu rumah, memutus harapan, dan merenggut puluhan nyawa. Di antara lumpur yang mengering, terlihat jejak-jejak kepedihan yang ditinggalkan bencana.
Para relawan, TNI – Polri bahu-membahu mengevakuasi warga yang tertimpa bencana. Sementara itu, suara azan magrib berkumandang bersama isak tangis mereka yang kehilangan anggota keluarga. Jalan-jalan dipenuhi batu, pepohonan tumbang, dan puing yang hanyut terbawa derasnya arus. Semua tampak seperti selembar foto yang ditimpa air, rusak namun menyimpan cerita besar tentang ketabahan.
Hingga hari ini, ratusan warga masih bertahan di pengungsian. Mereka membutuhkan makanan, pakaian layak, obat-obatan, selimut, dan uluran tangan dari siapa pun yang tergerak hatinya.
Bencana ini bukan hanya cerita mereka-ini cerita kita bersama. Ketika saudara di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sedang diuji, di situlah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kemanusiaan.
Setiap rupiah yang Anda sisihkan, setiap sembako yang Anda berikan, setiap pakaian layak pakai yang Anda sampaikan—akan menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari kehancuran.
Mari membuka hati, merangkul saudara kita yang tengah tertimpa musibah. Karena di balik tumpukan lumpur, selalu ada kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Indonesia kuat karena kita saling peduli.
“Ulurkan tangan Anda. Sekecil apa pun, berarti bagi mereka“











Komentar