Warga Gg Susila “Geruduk” Tower Protelindo, Tuntut Dibongkar dan Nilai Tak Lagi Aman

Bengkalis498 Dilihat

DURI,DuriPos.com — Puluhan warga Jalan Jawa Gang Susila RT 02 RW 04, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Rabu (26/11/2025) sore memasang spanduk penolakan di pintu masuk tower milik Protelindo. Mereka menuntut agar menara telekomunikasi yang telah berdiri hampir satu dekade itu segera dibongkar.

Spanduk berukuran 1 x 1 meter itu berisi empat poin tuntutan warga, di antaranya menolak perpanjangan kontrak tower, menolak segala aktivitas di area tower, meminta pemindahan tower, serta mendesak pihak Protelindo mengganti kerugian masyarakat.

Aksi penolakan itu dipicu kekhawatiran warga atas keselamatan dan gangguan yang mereka klaim muncul sejak tower tersebut berdiri sembilan tahun lalu. Tahun ini tower memasuki masa perpanjangan kontrak 10 tahun tahap kedua.

Salah satu warga, Nanda, menyebut keresahan warga memuncak karena beberapa kali terjadi sambaran petir yang menyebabkan kerusakan peralatan elektronik.

“Dari awal berdiri memang sempat ribut. Warga pernah diberi kompensasi, tapi itu tidak menyelesaikan masalah. Kami tetap khawatir, terutama saat hujan, petir, dan angin kencang,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama tiga bulan terakhir warga tidak mendapat kejelasan apa pun dari pihak Protelindo atas laporan kerusakan tersebut.

Senada dengan itu, warga lainnya, Abrar, menuturkan kekhawatiran warga semakin besar karena cuaca ekstrem belakangan ini. Ia juga mengaku sering melihat percikan seperti benda jatuh dari tower saat malam hari.

“Bukan soal kompensasi lagi. Kami hanya ingin tower ini dibongkar. Warga merasa sudah tidak dianggap oleh pihak Protelindo,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Lurah Gajah Sakti, Kelly Fitriyana, SH, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait tuntutan warga Gang Susila, belum memberikan tanggapan.**

Komentar