Cegah Karhutla, Forkopimda Bengkalis Pasang Plang Peringatan

Bengkalis1690 Dilihat

Bengkalis,DuriPos.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait melaksanakan kegiatan Pemasangan Plang Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bagian dari sosialisasi pengendalian karhutla di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan berlangsung pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB di Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, dihadiri Bupati Bengkalis diwakli Staf Ahli Bidang SDM, Kapolres Bengkalis, Dandim 0303/Bengkalis yang diwakili oleh Danramil Mandau, Kajari Bengkalis, Wakil Ketua DPRD Bengkalis,
Ketua Pengadilan Negeri, Camat Bathin Solapan, Perwakilan BPBD Kabupaten Bengkalis, Anggota Manggala Agni.

Kegiatan dimulai dengan pemasangan plang peringatan karhutla secara bersama-sama, dilanjutkan dengan prosesi penyemenan tiang plang secara simbolis oleh Forkopimda dan instansi terkait. Usai pemasangan, dilakukan sesi doorstop media oleh Kapolres Bengkalis yang didampingi oleh jajaran Forkopimda.

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pendistribusian plang peringatan karhutla yang telah dilaksanakan pada 24 September 2025 di Kantor Gubernur Riau, sesuai dengan arahan Kapolda Riau.

“Hari ini kita melaksanakan pemasangan plang secara permanen di titik-titik rawan karhutla, sebagai bentuk nyata komitmen kita bersama dalam upaya penegakan hukum serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolres AKBP Budi, lokasi pemasangan plang merupakan kawasan berstatus quo, sehingga dilarang keras adanya aktivitas apapun di area tersebut.
Penanganan karhutla adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat diharapkan terlibat aktif dalam upaya pencegahan.

“Kegiatan ini menjadi bentuk konkret sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sistem pengendalian, serta membangun kesadaran publik terhadap bahaya karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis,” pungkasnya.**

Komentar