Dugaan Menjamunya Dapur Umum Fiktif, BGN Diminta Melakukan Kontrol Penuh

Bengkalis1862 Dilihat

Duri,DuriPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau makan siang gratis untuk murid SD, SMP dan SMA se-Indonesia yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto bertujuan membangun sumber daya unggul, menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat sudah mulai diluncurkan.

Program yang mulai diluncurkan dimasa Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beberapa bulan lalu ini, sangat diapresiasi masyarakat. Namun pelaksanaan dilapangan tidak seindah yang dibayagkan, pasalnya ada dugaan menjamurnya dapur umum fiktif.

Hal itu, disampaikan Ketua Umum BPC Hipmi Kabupaten Bengkalis priode 2021-2024 Azrul Nor kepada sejumlah media, Jum’at (19/9/2025). Menurutnya agar program tersebut berjalan sesuai dengan harapan dan tepat sasaran, kalangan pengusaha meminta  Badan Gizi Nasional (BGN) harus berbenah dalam mendukung program Presiden Prabowo subianto tersebut.

“Terutama terkait dengan maraknya dapur umum fiktif termasuk di Kabupten Bengkalis. Pengusaha yang betul-betul ingin membangun dapur tidak dapat terlaksana karna titik sudah dikapling-kapling oleh kelompok tertentu yang diduga fiktif dan tidak serius dalam membangum dapur umum,” ucapnya.

Mantan Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Bengkalis ini, juga meminta BGN harus segera berbenah dan segera memiliki kantor resmi di Kabupten Bengkalis. Kita juga meminta BGN harus melakukan kontrol penuh kepada dapur-dapur yang sudah jadi, termasuk menempatkan ahli gizi disetiap dapur umum, karna ada beberapa kasus yang makanannya seperti tidak sehat dan berulat.

“Pelaksanaan di lapangan ⁠BGN atau yayasan harus berkordinasi dengan sekolah penerima MBG terkait kemauan mereka dalam menerima makanan tersebut. BGN dapat menetapkan deadline waktu antara 45 sampai 60 hari masa pembangunan dapur umum,” pungkas Azrul.**

Komentar