Festival Senandung Lagu Melayu 2025 Sambut Pekan Raya Seni Budaya Siswa di SMAN 9 Mandau

Bengkalis449 Dilihat

Mandau,DuriPos.com — Riuh tepuk tangan dan lantunan musik Melayu menyambut dibukanya Pekan Raya Seni Budaya Siswa dan Festival Senandung Lagu Melayu 2025 di halaman SMAN 9 Mandau, Rabu (10/12). Suasana pagi itu terasa berbeda-lebih hidup, lebih berwarna, dan penuh semangat anak muda yang ingin menunjukkan jati dirinya.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE, M.IP, hadir langsung membuka kegiatan yang berlangsung hingga 13 Desember 2025. Event ini memperebutkan Piala Ketua DPRD Bengkalis dan diikuti para pelajar SMP dan SMA sederajat dari empat kecamatan: Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau.

Deretan tamu undangan memenuhi area acara. Para camat 4 Kecamatan Daratan, tokoh adat, tokoh agama, kepala sekolah, hingga aparat TNI-Polri hadir memberikan dukungan. Festival tahunan ini seakan menjadi ruang temu bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dan budaya di Kecamatan daratan Bengkalis.

Di balik meriahnya panggung, Zaki, selaku Ketua Panitia, mengungkapkan kebanggaannya. “Tahun ini peserta mencapai 120 orang. Antusiasnya luar biasa. Semua bergerak bersama agar festival ini berjalan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 9 Mandau, Kander Nasution, bercerita bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi. Bulan Bahasa menjadi momentum untuk menghidupkan kembali seni dan lagu Melayu di kalangan generasi muda.

Di tengah sambutannya, ia juga menyampaikan kabar gembira: hadirnya 8 ruang belajar baru yang dibangun Pemprov Riau dan rencana pembangunan mushola sekolah. “Kami ingin SMAN 9 terus menjadi rumah yang baik bagi pembinaan karakter dan akademik siswa,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Camat Mandau, Riki Rihardi S.STP M.Si yang melihat festival ini sebagai jembatan antara pelajar dan identitas budaya mereka. “Kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk menggali seni budaya Melayu. Warisan ini harus dipelihara,” ucapnya.

Dukungan pendidikan turut ditegaskan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Riau, Al Choiri Syahwali, yang menyoroti sinergi baik antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Bengkalis dalam pengembangan fasilitas belajar.

Dalam momen yang menjadi pusat perhatian, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha mengajak pelajar memanfaatkan ruang kreativitas yang ditawarkan festival ini. Ia juga memaparkan program Beasiswa SDM Sawit yang telah membantu ratusan pelajar Bengkalis melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis.

Tahun lalu, 150 siswa berhasil masuk perguruan tinggi nasional melalui program tersebut. “Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Konsultasikan kepada panitia, kami siap membantu,” pesannya.

Dengan lantang mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Septian meresmikan pembukaan festival, disambut sorak dan tepuk tangan para peserta.

Pekan Raya Seni Budaya Siswa dan Festival Senandung Lagu Melayu 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang lomba. Ia adalah ruang berkumpul, tempat kreativitas tumbuh, budaya lokal dirayakan, dan harapan-harapan baru ditempa oleh generasi muda yang tak takut bermimpi.**

Komentar